Baca konten viral kami di BABE

DESKRIPSI GAMBAR    
Wabup Timbul Hadiri Penyerahan Kapal Rede KM Gandha Nusantara 11

Wabup Timbul Hadiri Penyerahan Kapal Rede KM Gandha Nusantara 11


PROBOLINGGO, (MI)- Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko, Sabtu (18/5/2019) menghadiri penyerahan Kapal Rede KM. Gandha Nusantara 11 dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia kepada PT Pelayaran Indonesia (Pelni) di Pelabuhan Tanjung Tembaga Kota Probolinggo, (18-5-2019).

Penyerahan kapal dengan bobot 93 grosston dan kapasitas 53 orang ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang, terutama pada saat angkutan lebaran Hari Raya Idul Fitri 1440 H yang menggunakan kapal dari Probolinggo ke Gili Ketapang.

Kegiatan penyerahan yang dilakukan oleh Kasubdit Angkutan Laut Dalam Negeri Kemenhub RI Capt. Budi Mantoro ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur, Kepala Dishub Kabupaten dan Kota Probolinggo, Kepala Bappeda Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo, Camat Sumberasih Rachmad Hidayanto serta Kabag Humas, Protokol dan Rumah Tangga Setda Kabupaten Probolinggo Heri Mulyadi.

Penyerahan ini ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan Kapal Rede KM Gandha Nusantara 11 dari Galangan Kapal kepada Kemenhub RI. Kemudian dilanjutkan penyerahan dari Kemenhub RI kepada PT Pelni.

Kasubdit Angkutan Laut Dalam Negeri Kemenhub RI Capt. Budi Mantoro mengatakan Kapal Rede KM Gandha Nusantara 11 mempunyai bobot 93 grosston dan kapasitas penumpang 53 orang. Selain itu, di dek bisa digunakan untuk memuat mobil dan sepeda motor.

“Saat ini kita serahkan Kapal Rede KM Gandha Nusantara 11, sesuai dengan SK (Surat Keputusan) trayeknya adalah Probolinggo-Gili Ketapang. Tadi saya melihat banyak lalu lalang penumpang dan banyak menggunakan kapal rakyat. Dengan adanya kapal ini jangan sampai nanti ada hal-hal yang tidak baik, oleh karena itu harus segera dipertimbangkan dengan baik,” katanya.

Menurut Budi, kapal ini baru dipelajari dari segi hukumnya untuk dihibahkan ke daerah. Oleh karena itu daerah harus menyiapkan operasional dan SDM yang berkompeten. Dimana untuk kapal ini dibutuhkan 7 orang dari nahkoda sampai ke bawah.

“Tadi saya melihat banyak sekali penumpang kita menggunakan kapal kayu, tentunya dengan adanya kapal modern ini kita harus mengedukasi masyarakat bagaimana dari segi keselamatannya,” jelasnya.

Budi menerangkan nantinya kapal ini orientasinya adalah untuk masyarakat Probolinggo-Gili Ketapang. Salah satunya untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada saat lebaran yang membutuhkan kebutuhan pokok.

“Soal tarif nantinya dari operator PT Pelti, yang terpenting bagi kami bisa melaksanakan dengan baik dan terlayani. Ini tentunya langsung diserahkan ke PT Pelni, jika nantinya Pemerintah Kabupaten Probolinggo sudah siap, maka akan bisa dihibahkan,” tegasnya.

Sementara Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko mengatakan bahwa penyerahan Kapal Rede Gandha Nusantara 11 ini merupakan suatu hal yang luar biasa. Sebab masyarakat Gili Ketapang sudah bisa menikmati kapal yang bagus. Karena selama ini seperti diketahui bersama, keselamatan dan sebagainya sangat agak miris.

“Dengan adanya kapal ini harapannya bukan hanya bagaimana mengangkut penumpang, tetapi mampu mengembangkan wisata snorkling yang harapannya mampu menambah kunjungan wisata dan kemajuan masyarakat Gili Ketapang serta mendorong masyarakat luar berinteraksi dengan masyarakat Gili Ketapang,” ungkapnya.

Wabup Timbul menegaskan bagi masyarakat Gili Ketapang dan masyarakat Kabupaten Probolinggo keberadaan Kapal Rede KM Gandha Nusantara 11 ini bisa lebih bermanfaat untuk angkutan barang dan manusia. Hal ini dikarenakan akan memajukan masyarakat Gili Ketapang.

“Harapannya mungkin di Kemenhub RI ada kepentingan lagi untuk pengembangan wisata, kami welcome saja untuk kemajuan Kabupaten Probolinggo. Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Probolinggo kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan karena di bulan Ramadhan dapat hadiah kapal untuk masyarakat Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Lebih lanjut Wabup Timbul berharap dengan kapal ini masyarakat Gili Ketapang bisa terlayani dengan baik mulai dari masalah penumpang maupun arus barangnya. Yang jelas ini akan menjadi perubahan bagi masyarakat Gili Ketapang apa yang menjadi keinginannya tentunya yang selama ini menginginkan sesuatu barang yang lebih besar. Kedua masalah wisata tentunya akan lebih banyak dengan adanya angkutan yang lebih banyak.

“Alhamdulillah, dengan adanya kapal ini akan lebih mempermudah dan mempercepat karena ini cuma sesuai informasi sekitar 20 menit sudah sampai dan kapasitasnya akan lebih banyak. Artinya masyarakat Gili Ketrapang mau sehari 5 kali ke Probolinggo pasti bisa. Dengan adanya kemajuan zaman yang tidak bisa dihindari, masyarakat sendiri yang bisa menyesuaikan,” pungkasnya. (Had)