Baca konten viral kami di BABE

DESKRIPSI GAMBAR    
PT. BSS Tak Daftarkan Riyan BPJS TK, RS SILOAM Diduga Tolak Tindakan Operasi

PT. BSS Tak Daftarkan Riyan BPJS TK, RS SILOAM Diduga Tolak Tindakan Operasi

Ket Foto. Petugas Pendaftaran RS Siloam.

Jakarta, (MI)- PT Bina Jasa Sumber Sarana (BJSS) tidak mendaftarkan karyawannya Riyan Efendi (23) ke dalam BPJS TK (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan). Sayangnya, pada saat hendak berangkat kerja di jalan yang biasa dia lewati, Riyan  mengalami kecelakaan, Selasa (25/06/19).

Untuk mendapatkan pelayanan, pihak keluarga Riyan terpaksa mendaftar pasien umum tanpa jaminan BPJS TK. Riyan yang memiliki KIS (Kartu Indonesia Sehat) pun tidak bisa digunakan karena  dianggap kecelakaan kerja.

Kecelakaan tersebut menyebabkan luka berat di bagian kepala Riyan yang harus dilakukan tindakan operasi. Namun sebelum melakukan tindakan operasi pihak Rumah Sakit Siloam Purwakarta meminta uang deposit kepada keluarga Riyan sebesar 80% dari total biaya operasi sebesar Rp50.000.000 (Lima puluh juta rupiah).

Biaya tersebut telah di cover oleh Jasa Raharja sebesar Rp20.000.000, namun masih kurang dari permintaan deposit  yang diminta oleh RS Siloam Purwakarta yakni Rp40.000.000.

Terkait dengan hal ini, Garda Rakyat Indonesai (GARI) selaku penerima  kuasa perkara Riyan ini akan memberikan somasi kepada  PT Bina Jasa Sumber Sarana yang tidak mendaftarkan RIyan BPJS TK dan Rumah Sakit Siloam karena diduga menolak tindakan operasi karena keukeuh meminta uang deposit.

“Jika somasi kami tidak digubris, kami akan membawa kasus ini ke ranah hukum.” Tegas Ketua Umum Garda Rakyat Indonesai (GARI) Denis F.W kepada TN86 di DPP GARI Perum Villa Permata,  Jln. Mangga 4, Blok EF 6, No. 25, Cikampek, Karawang. ***
(Dede)