BREAKING NEWS

  DESKRIPSI GAMBAR  
Razia HP Pelajar, Terdapat Video Porno

Razia HP Pelajar, Terdapat Video Porno

Dirazia, Dua Pelajar Probolinggo Simpan Video Porno di HP. (24 September 2019).

Pasuruan, (MI) - Sejumlah 17 siswa terjaring Operasi Bina Siswa Satpol PP Kota Probolinggo. Mereka “diamankan” karena diduga bolos. Dari belasan pelajar itu, dua di antaranya kedapatan menyimpan video porno di handphone-nya.

Di antaranya, kedapatan berada di sebuah warung di Jalan Kartini, di Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Mastrip. Ada juga yang terjaring di Jalan Teratai Barat dan Perempatan Brak. Di antara mereka ada yang beralasan terlambat dan sengaja tidak masuk sekolah.

Dari belasan pelajar, empat siswa di antaranya dipulangkan. Empat siswa itu dipulangkan setelah pihak sekolah memastikan mereka tidak membolos. Melainkan, menghadiri sosialisasi di sekolah lain. “Kami pulangkan. Pihak sekolah ke sini (kantor Satpol PP). Membenarkan alasan siswanya,” ujar Kasi Operasi Dinas Satpol PP Kota Pasuruan Hendra Kusuma.

Meski dipulangkan, empat pelajar itu diminta untuk tidak mampir ke warung sebelum menyelesaikan tugasnya di luar sekolah. Jika dalam perjalanan haus atau lapar, disarankan membeli makanan di warung sekolah. “Jangan diulangi lagi,” pesan Hendra kepada mereka.

Sedangkan, pelajar yang bolos, salah satu di antaranya lengannya bertato. Ada juga yang kedapatan menyimpan rokok di tas saku pakaianya. Mirisnya, ada dua pelajar yang menyimpan video porno. Video itu pun dihapus oleh petugas.

Hendra mengatakan, para pelajar yang terjaring razia akan dibina dan diserahkan kepada pihak sekolah. Di depan gurunya, mereka diminta menandatangani surat pernyataan untuk tidak akan mengulang perbuatannya. “Sifatnya pembinaan. Gurunya juga kami panggil,” ujarnya.

Menurutnya, Operasi Bina Sekolah ini dilakukan karena banyaknya laporan dari masyarakat. Yakni, terkait dengan banyaknya siswa berkeliaraan saat jam pelajaran. “Kami tindak lanjuti laporan warga. Apalagi, menjelang ujian akhir seperti sekarang ini. Harus sekolah, tidak boleh bolos,” ujarnya.