BREAKING NEWS

  DESKRIPSI GAMBAR  
Kembalinya Handphone, Setelah Raib Dijambret

Kembalinya Handphone, Setelah Raib Dijambret

Korban adalah Christina Kelly Tanuwijaya, warga Jalan Ahmad Jaiz, Surabaya. Korban awalnya tak sadar jika dirinya telah menjadi korban penjambretan. Tas berisi HP dan uang tunai yang ditaruh di bagian depan motor raib, gambar ilustrasi, (3/10/2019).

Surabaya, (MI) - Seorang mahasiswi menjadi korban jambret di Jalan Pandegiling. HP dan uang tunainya hilang. Tapi pelaku akhirnya mengembalikan HP korban.

Korban adalah Christina Kelly Tanuwijaya, warga Jalan Ahmad Jaiz, Surabaya. Korban awalnya tak sadar jika dirinya telah menjadi korban penjambretan. Tas berisi HP dan uang tunai yang ditaruh di bagian depan motor raib. 

Korban baru sadar jika ia kejambretan usai berjalan 50 meter dari traffic light di Jalan Pandegiling, Tegalsari. Sadar menjadi korban jambret, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tegalsari. 

"Benar, korban datang ke Polsek sekitar pukul 08.30 WIB melaporkan kejadian tersebut," kata Kanit Reskrim Polsek Tegalsari Iptu Dwi Kennardi saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (2/10).

Kennardi mengatakan korban sempat menangis saat melaporkan kejadian tersebut di polsek. 

"Korban tidak sadar sama sekali kalau jadi korban jambret. Kemungkinan diambil saat berhenti di traffic light Jalan Pandegiling arah ke Pasar Keputran Surabaya," ungkap Kennardi. 

Kennardi menambahkan tas korban yang berisi HP dan uang jutaan rupiah hilang. Korban diketahui saat itu akan berangkat untuk kuliah.

"Seketika itu juga korban langsung lapor dan kami respons. Karena tas yang berisi KTP, uang dan iphone 7Plus ini. Kita menghubungi dengan aplikasi 'penemu HP'," lanjut Kennardi.

"Lost iPhone, iPhone ini telah hilang. Hp sdh terlacak kepolisian tolong kembalikan 08510000XXXX," terang Kennardi dalam ketikan pesan yang dikirim anggota ke HP Korban.

Tidak lama pesan itu dikirim, polisi melakukan pelacakan dan mengirimkan pesan ke handphone milik korban. Pelaku kemudian mengembalikan lewat kurir

"Selang 15 menit kemudian, barang milik korban sudah dikirim melalui kurir tukang becak ke Polsek Tegalsariba, tas yang berisi dompet dan HP milik korban sudah diterima," tandas Kennardi.

Korban didampingi ibu kandungnya mendatangi Polsek Tegalsari, korban mengatakan kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat.

"Terima kasih kepada anggota reskrim yang telah merespon cepat laporan saya dan barang sudah saya terima kembali". Kata Chistina yang merupakan mahasiswi dari UWM (Universitas Widya Mandala).

Atas kejadian tersebut, Kapolrestabes Surabaya juga menghimbau kepada masyarakat Surabaya dengan mengunduh aplikasi jogosuroboyo.