BREAKING NEWS

  DESKRIPSI GAMBAR  
DPRD Kabupaten Purwakarta Secara Internal Galang Dana Biaya Nata Sutisna

DPRD Kabupaten Purwakarta Secara Internal Galang Dana Biaya Nata Sutisna

Secara internal semua anggota dewan menyumbang untuk membantu biaya keberangkatan Nata Sutisna sebesar RP. 11 juta dan biaya hidup sekaligus belajarnya di Tunisia selama kurang lebih 4 tahun sebesar Rp. 85 jutaan, (7/11/2019).

Purwakarta, (MI) - Pertemuan Nata Sutisna di ruangan kerja Sri Puji Utami Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta berujung dengan beberapa keputusan .Dari Partai Gerindra sendiri akan berupaya agar ada pihak yang bisa membantu segala sesuatunya sesuai kebutuhan biaya hidup dan belajar Nata selama di Tunisia.

Sementara Neng Supartini dari PKB dan Agus dari PAN mengusulkan agar secara internal semua anggota dewan menyumbang untuk membantu biaya keberangkatan Nata Sutisna sebesar RP. 11 juta dan biaya hidup sekaligus belajarnya di Tunisia selama kurang lebih 4 tahun sebesar Rp. 85 jutaan. 

" Untuk membantu permasalahan Nata Sutisna yang mengalami kesulitan dana untuk berangkat dan belajar di Tunisia ,kami akan mengajak rekan rekan sesama anggota dewan DPRD Purwakarta yang berjumlah 45 orang ini  memberikan bantuan atau sumbangan,adapun besaran atau jumlahnya dibebaskan sesuai ke ikhlasan masing masing ",kata Neng Supartini. 

Pada kesempatan yang sama Agus Sugianto dari PAN langsung memberikan sumbangan kepada Nata Sutisna melalui M Banking pada saat itu juga. 

" Ya... Walaupun ini tidak serta merta bisa menutupi semua kebutuhan Nata agar bisa  berangkat dan belajar di Tunisia tapi mudah mudahan bisa membantu  untuk meringankan beban Nata ", ujar Agus.

Terakhir Sri Puji Utami (Gerindra) Neng Supartini ( PKB) ,Agus (PAN) dan Jimmy ( Gerindra) secara garis besarnya pada saat itu telah berkomitmen untuk melakukan urunan bagi seluruh anggota dewan yang berjumlah 45 orang itu dan tinggal langkah kongkritnya dilaksanakan. 

Diharapkan pula seyogyanya Pemda Purwakarta pun secara internal melakukan hal yang sama di internlanya dengan menggalang dana jika memang pos untuk program beasiswa tidak atau belum tersedia.