Loading...

BREAKING NEWS

  DESKRIPSI GAMBAR  
Ancam karyawan Alfamart pake sajam, 38 juta raib

Ancam karyawan Alfamart pake sajam, 38 juta raib


Kejadian bermula saat dua orang yang hingga kini identitasnya belum diketahui merangsek masuk ke dalam toko dengan membawa senjata tajam, (3/12/2019).

Banjarmasin, (MI) - Peristiwa perampokan terjadi di ritel minimarket Alfamart jalan Teluk Tiram Darat, Banjarmasin Barat, pada Senin (2/12) dinihari sekitar pukul 00:30 Wita. Saat itu, toko tengah bersiap-siap untuk tutup setelah beroperasi sejak pukul 07:00 Wita.

Menurut manajer Alfamart Teluk Tiram Amalia, kejadian bermula saat dua orang yang hingga kini identitasnya belum diketahui merangsek masuk ke dalam toko dengan membawa senjata tajam.

“Satu karyawan mau ke luar, pas mau ke luar langsung berpapasan dengan pelaku. Yang satu bawa parang, satunya bawa pisau belati,” kata Amalia saat ditemui di lokasi, Senin (2/12) siang.

Tak berselang lama, Amalia langsung ditodong senjata tajam saat berada di server. “Saya ditodong sendirian,” tambahnya. Kemudian, kedua pelaku bertanya letak penyimpanan uang, karena di mesin kasir tidak ada satu sen pun uang.

Kemudian, saat Amalia masuk ke gudang, kedua maling itu langsung mendobrak pintu WC, karena kunci brankas disimpan di WC. 

“Saat itu saya tidak pegang apa-apa. Kemudian pintu WC ditusuk-tusuk dengan beringas. Saat dapat kunci brankas, lalu kedua pelaku mengambil uang dan langsung keluar,” jelas Amalia. Diduga, uang yang berhasil digondol maling sebesar Rp38 juta.

Saat dikonfirmasi, Kapolresta Banjarmasin Kombes Sumarto melalui Kasatreskrim AKP Ade Papa Rihi membenarkan peristiwa ini dan telah menerima laporan dari seorang petugas security yang berjaga. Awalnya, sang security melaporkan ke Ditpolair Polda Kalsel sebelum diteruskan ke Satreskrim Polresta Banjarmasin dan Polsek Banjarmasin Barat.

“Sehingga kami ke sana untuk melakukan olah TKP. Saat ini tim kami masih melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi untuk melakukan pengungkapan terhadap perkara ini,” kata AKP Ade.

Dari hasil pemeriksaan sementara dan bukti CCTV yang terekam, AKP Ade menjelaskan, diduga ada dua pelaku yang teridentifikasi. “Tapi sementara masih kita lakukan penyelidikan untuk memastikan identitas dari para pelaku,” tambah AKP Ade.