Loading...

BREAKING NEWS

  DESKRIPSI GAMBAR  
Jelang tahun baru, 2 ribu ekstasi disita

Jelang tahun baru, 2 ribu ekstasi disita

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Lumpuhkan Anggota Jaringan Narkotika, 2 Ribu Ekstasi Disita.

Jakarta, (MI) –  Menjelang malam tahun baru, Ibu Kota Jakarta digempur habis-habisan narkotika. Narkotika itu dipasok bandar dan jaringannya dari semua sisi darat, laut hingga udara.

Selama bulan Desember 2019 Dir Resnarkoba Polda Metro Jaya sudah menembak mati 10 bandar bersama jaringannya.

Terakhir, Minggu (29/12/2019) seorang jaringan bandar narkotika, HR kembali ditembak mati lantaran menyerang petugas ketika dibawa pengembangan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Dari HR polisi menyita 2 ribu butir pil ekstasi dikemas dalam kotak mainan mobil-mobilan dan kardus pewangi.

“Tim Subdit 1 dan 2 masih pengembangan di Lampung dan Bakahuni. Informasi ada lagi narkotika dipasok masuk ke Jakarta. Tim masih bekerja mudah-mudahan berhasil mengungkapnya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus didampingi Wadir Resnarkoba AKBP Sapta Maulana Marpaung, Minggu (29/12/2019).

AKBP Sapta menjelaskan, Jakarta menjadi tujuan narkotika lantaran banyaknya permintaan menjelang malam tahun baru. Karena itu, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya sudah melakukan antisipasi menjaga lokasi di titik-titik pintu masuknya narkoba seperti di bandara, pelabuhan dan lokasi lainnya.

“Kami akan lakukan tindakan tegas bagi siapa pun yang nekad bermain dengan narkoba. Apalagi jika melakukan perlawanan terhadap petugas dilapangan akan kami tindak tegas terukur,” pungkas Kombes Pol Yusri.

Terungkapnya jaringan narkotika 2 ribu butir ekstasi ini dari informasi masyarakat, pada Sabtu (21/12) lalu. Tim Unit 4 Subdit 2 kemudian melakukan penyelidikan dan pengintaian. Hasilnya tersangka HR ditangkap di Jalan Angkasa Raya 1, Gunung Sahari, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Saat dilakukan penggeledahan ditemukan 1200 butir warna hijau berlogo ‘Banteng’ dan 600 butir warna orange berlogo ‘WIB’ disimpan dalam kotak mainan mobil. Selain itu juga disita sepeda motor dan 3 handphone milik tersangka. Tim melakukan pengembangan terhadap tersangka yang mengaku masih menyimpan ekstasi.

Kemudian tim berangkat menuju tempat penyimpanan di apartemen daerah Kemayoran. Saat penggeledahan ditemukan ekstasi 200 butir. Dari keterangan HR polisi mendapatkan nama KN yang merupakan pemasok ekstasi tersebut di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat.

Selanjutnya tim melakukan pengembangan terhadap KN yang masuk daftar pencarian orang (DPO) dengan membawa tersangka HR.

“Pada saat pengembangan menunjukan keberadaan KN, dalam perjalanan tersangka HR melakukan perlawanan berusaha merebut senjata petugas. Sehingga dilakukan tindakan terukur dan terarah menembak HR,” papar Kombes Pol Yusri.

Namun pelaku tewas dalam perjalanan menuju RS RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.