BREAKING NEWS

  DESKRIPSI GAMBAR
Oknum petugas pendamping PKH Desa  Jelantik diduga Kong kalikong dengan petugas BRI

Oknum petugas pendamping PKH Desa Jelantik diduga Kong kalikong dengan petugas BRI

Doc. Ilustrasi

PETUGAS PENDAMPING PKH DESA JELANTIK KECAMATAN JONGGAT LOMBOK TENGAH DIDUGA KONG KALIKONG DENGAN PETUGAS BRI UNIT UBUNG  DALAM  MENYALURKAN BANTUAN MASYARAKAT PENERIMA MANFAAT PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH).

Lombok Tengah- Pendamping para penerima  manfaat program keluarga harapan (PKH) Desa Jelantik Kecamatan Jonggat Lombok Tengah  LALU RONA diduga telah bekerjasama dengan Petugas BRI Unit Ubung dalam ketidak transparannya menyalurkan dana PKH kepada masyarakat, (9/5).

Beberapa sumber yang tidak mau namanya diberitakan mengatakan, kami menduga petugas BRI Unit Ubung terhadap masyarakat penerima PKH desa Jelantik merasa dipersulit,  sehingga ada dugaan telah ada kerjasama antara petugas BRI Unit Ubung dengan petugas PENDAMPING PKH  yaitu  LALU RONA  telah mempermainkan hak hak kami selaku masyarakat miskin penerima bantuan tersebut, Katanya.

Seharusnya kartu kartu ATM dan Buku Tabungan masyarakat penerima bantuan menjadi hak kami untuk memegang atau menyimpannya, bukan dikuasai dan di kelola oleh pendamping, Imbuhnya, agar tidak menimbulkan kecurigaan masyarakat penerima manfaat atau pemilik ATM atas jumlah yang seharusnya mereka peroleh bantuan dan bisa mengetahui setiap transaksi penarikan uang dan bisa mengetahui sisa tabungannya.

Beberapa penerima manfaat pada tahun 2017 juga mempertanyakan dana tahun 2018 yang mereka tidak pernah mereka terima padahal masyarakat penerima manfaat berjalan sampai tahun 2020.

Ketika pendamping ditanya, katanya sudah tidak keluar, tetapi setelah dicek oleh pemilik rekening ternyata uangnya tetap masuk sampai tahun 2020 dan sudah dicairkan, Lanjutnya.

Kepala Kantor Dinas Sosial Lombok Tengah yang akan ditemui para awak media sedang tidak ada tempat, namun Koordinator UPP PKH Lombok Tengah yang bisa temui mengatakan akan mencatat semua keluhan para penerima manfaat PKH  khususnya para penerima manfaat yang berada di Desa Jelantik.

Setelah pemilik rekening minta print out rekening koran di BRI Ubung,  yang terlihat dan tercatat adalah jumlah akumulasi, itu sudah di atur sistem kata petugasnya dan terlihat disana selisih yang begitu pantastis antara yang kami terima dari pendamping PKH dengan jumlah akumulasi tersebut, ungkapnya.

Sehubungan dengan pengaduan para pemilik ATM dan buku rekening kepada media, yang awalnya tidak mau diprintkan bukunya oleh pihak BRI UNIT UBUNG, selanjut pada tanggal 8 Mei 2020 kami mengkonfermasi ke BRI UNIT UBUNG selaku penerbit buku rekening, namun Kauintnya EKA HARDIYANTO sedang keluar namun bukunya bisa terprint walau kelihatan jumlah secara akumulatifnya.

Akhirnya para penerima dana PKH mengatakan sangat kecewa atas sikap oknum pendamping PKH Desa Jelantik LALU RONA yang sulit ditemui dan mengancam akan melaporkannya kepada pihak berwajib karena tidak transfaran dan diduga telah melakukan pembohongan terhadap mereka dan semoga para petugas BRI UNIT UBUNG bekerja secara profisional dalam melayani nasabahnya dengan setulus hati*(mq).
 

TERHANGAT