BREAKING NEWS

  DESKRIPSI GAMBAR
Sidak dipasar, Bima Arya tak habis pikir warga gunakan dana Bansos COVID-19 dibelikan daster

Sidak dipasar, Bima Arya tak habis pikir warga gunakan dana Bansos COVID-19 dibelikan daster


Ada sekitar 6 orang yang terdata sebagai penerima bansos. Bima mencurigai sejumlah uang yang merupakan bansos tersebut digunakan untuk membeli kebutuhan Lebaran.

Bogor- Walikota Bogor, Bima Arya mengungkapkan ada beberapa warganya yang kedapatan menggunakan bantuan sosial (bansos) untuk membeli baju Lebaran.

Hal tersebut terungkap saat Pemerintah Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Anyar, Bogor, pada Minggu (17/5/2020).

Bima Arya meminta petugas memeriksa NIK pengunjung yang berbelanja di pasar tersebut dengan aplikasi database Sistem Kolaborasi dan Solidaritas untuk Rakyat (Salur).

"Saya perintahkan tolong ambil yang kantong plastiknya belanja Lebaran. Begitu dapat, kita cek NIK-nya, KTP-nya Pak Mentri," kata Bima Arya saat rapat mengenai penanganan COVID-19 bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Selasa (19/5/2020)

Bima mengatakan, ada sekitar 6 orang yang terdata sebagai penerima bansos. Bima mencurigai sejumlah uang yang merupakan bansos tersebut digunakan untuk membeli kebutuhan Lebaran.

"Jadi kita masukkan NIK-nya waktu di pasar. Kira-kira enam dari 10 ibu-ibu terdaftar penerima bantuan. Bayangin Pak Menteri," kata Bima.

Bima tak habis pikir mengapa ada warga yang bisa berbuat demikian. Menurutnya, pemerintah selama ini sudah susah payah membagi anggaran demi masyarakat.

"Kita dengan dewan luar biasa, ngotak-ngatik anggaran supaya dialokasikan. Kami dapet Rp 144 miliar yang kita bagi tiga. Untuk kesehatan, jaringan pengaman sosial dan pemberdayaan. Bantuan non-tunai saja Rp 46 miliar untuk 23 ribu KK. Kita susah payah, eh dibelikan daster emak-emak," kata Bima.
 

TERHANGAT