Gangguan Jiwa, Parang Dua Gadis cilik hingga putus lehernya -->

Breaking news

Live
Loading...

Gangguan Jiwa, Parang Dua Gadis cilik hingga putus lehernya

Monday 15 June 2020



Tidak hanya dua bocah itu yang jadi korban, seorang warga lainnya yang tengah melintas juga dibacok sehingga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat, (15/6).

Masamba Luwu Utara.- Kasus pembunuhan sadis menimpa seorang bocah perempuan bernama Sani dan melukai satu orang bocah perempuan lainnya yakni Ica, keduanya baru berusia 5 tahun, warga Desa Sumilin, Masamba Luwu Utara.
Diparangi Ponakannya Sendiri, Lengan Simponi Nyaris Putus
Yang bikin miris karena kedua bocah yang ditebas menggunakan parang itu pelakunya adalah pamannya sendiri, berinisial AB (30).

Tidak hanya dua bocah itu yang jadi korban, seorang warga lainnya yang tengah melintas juga dibacok sehingga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat. Lelaki bernama Ramlan (37) seorang petani di Desa Sumilin Kecamatan Masamba yang sedang melintas menggunakan motor ikut ditebas di bagian telinga dan kaki sehingga ia harus mendapat perawatan intensif di RS Hikmah Masamba.

Kapolsek Masamba, IPTU Budi Amin S.Sos yang langsung menuju TKP menyebut kejadian sekira pukul 09.00 Wita pada Minggu (14/6) pagi tadi, dimana saat itu kedua bocah yang jadi korban sedang bermain di depan rumahnya.

Tiba-tiba, muncul pelaku yang diduga mengalami stress (gangguan jiwa) datang menggunakan parang dan langsung menggorok leher Ica di bagian kepala serta bocah Sani di leher bagian belakang hingga putus terpisah dengan kepalanya, sang bocahpun  berlumuran darah dan terjatuh ke parit.

Saat ini, kata Iptu Budi Amin, pelaku sudah diamankan di Mapolsek Masamba. “Diduga pelaku mengalami gangguan jiwa karena pada 2013 lalu  dia (AB) pernah dirawat di RS Jiwa Dadi di Makassar satu bulan,” imbuh Kasat Reskrim Polres Lutra, AKP Syamsul Rijal.