Kepala Kantor: Akan tindak Oknum pegawai Nakal - MEDIA INVESTIGASI

Breaking

Home Top Ad

Loading...

Post Top Ad

Saturday, 13 June 2020

Kepala Kantor: Akan tindak Oknum pegawai Nakal


KEPALA KANTOR KESYAHBANDARAN DAN OTORITAS PELABUHAN LEMBAR BERJANJI AKAN MENINDAK TEGAS SETIAP OKNUM PEGAWAI BAWAHANNYA YANG NAKAL ATAU PUNGLI.

Lombok Barat- Investigasi.com
Kepala Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan Lembar  M.JUNAIDIN akan menindak tegas setiap pegawai yang mencoba nakal melanggar aturan dan tidak disiplin pada Kantor yang di pimpinnya.

Hal ini disampaikan tadi siang di Kantornya didepan para awak media kamis tanggal 11 Juni 2020 karena adanya pengaduan seseorang yang merasa ditekan oleh ulah oknum pegawainya yang telah mengancam dan mencoba  ingin melakukan Pungli.

Salah seorang pejabat inisial HAW sebelumnya menyampaikan bahwa ini hanya mis komunikasi saja, karena menurutnya mengibaratkan seorang tamu yang kurang sopan masuk kerumah orang sebagai tamu, namun HAW sebelumnya dia baru mendengar laporan sepihak dari oknum bawahannya (pegawainya) saja, inilah awalnya penyebab insiden tersebut, ungkapnya.

Dari pengaduan seorang inisial IM yang akan mengurus surat, Buku Pelaut/Seaman Book di Kantornya dengan masuk kedalam ruangannya diantar salah seorang pekerja dan menemui petugasnya, namun dinilai cara masuknya dianggap kurang sopan sehingga oknum pegawai tersebut merasa tersinggung dan merasa disepelekan, namun pada saat itu didiamkan oleh IM sambil meninggalkan tempat untuk pergi membayar administrasinya ke Kantor Pos Lembar.

Sekembalinya dari melakukan pembayaran mereka kembali bertemu di ruangan Kantornya dan 2 (dua) oknum pegawai memanggilnya dan menunjuk nunjuk dengan tangan kirinya dan membentak bentak dan ingin menjotosnya dengan sikap yang  kurang baik bagai seorang preman dan tidak profisional, dalam hal ini siapa sebenarnya yg tidak sopan, keluh korban dalam pertemuan dan dihadapan oknum pegawai tersebut.

Berawal dari 2 ( dua ) orang oknum pegawai beradu mulut dengan calon korban, karena salah seorang pegawai tersebut memintainya uang dengan cara memperlihatkan dan menyuruh membaca secarik kertas yang bertuliskan  angka Rp. 50.000,00 (baca ini,katanya) namun ditolak  dan didokumentasikan oleh calon korban, sehingga berakhir dengan kedua pegawai tersebut emosi sehingga mau memukul dan mengangkat kursi yang diarahkan ke korban dan sempat mengambil handpond milik korban namun sudah dikembalikannya kembali.

Kepala Syahbandar pelabuhan Lembar M. JUNAIDIN ketika bertanya kepada calon korban, siapa nama orang atau oknum pegawai yang mencoba memintainya uangnya?  kemudian calon korban menunjuk oknum pegawai yang sedang berada duduk didepannya dan oknum pegawai tersebut terdiam dan tidak bicara apa apa didepan para awak media.

Oknum pegawai tersebut telah mencoba melakukan pengancaman dengan kalimat, saya sudah tau namamu dan data datamu sudah ada disini, nanti kedepan akan saya persulit dan nantinya akan berdampak kepada kawan kawanmu yang lainnya di kemudian hari nanti, ancamnya.

Itulah kalimat kalimat akhir dari pertemuan para awak media, korban, oknum dan beberapa pegawai serta Kepala Kantor persyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Lembar dengan bijaknya mengatakan  akan menindak tegas oknum pegawainya yang nakal, ungkapnya menutup pertemuan.*(mi)

No comments: