Polisi amankan perentas 1.309 situs milik Lembaga Negara - MEDIA INVESTIGASI

Breaking

Home Top Ad

Loading...

Post Top Ad

Tuesday, 7 July 2020

Polisi amankan perentas 1.309 situs milik Lembaga Negara


Siber Bareskrim Polri Amankan Seorang Pemuda Retas 1.309 Situs Berbagai Lembaga, (7/7).

Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri menangkap seorang pemuda berusia 24 tahun setelah diketahui meretas 1.309 situs milik Lembaga Negara, lembaga pendidikan dan juga jurnal ilmiah.

Tersangka ADC alias Adhacker yang meretas situs dalam dan luar negeri itu diamankan petugas dirumahnya, Palgading, Desa Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kab. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Kamis (2/7/2020).

"Pelaku melakukan peretasan terhadap situs-situs dalam maupun luar negeri. Mengubah tampilan situs, melakukan ransomeware dengan meminta tebusan uang untuk dapat diberikan kembali Decription Key dari situs tersebut," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono, Selasa (7/7/2020).

Kemudian jika tidak mendapatkan uang, kata Irjen Pol  Argo tersangka bisa menghapus, menahan, bahkan tidak bisa membuka akses penting di dalam akun tersebut. "Dari keterangan pelaku ini, rata-rata imbalannya antara Rp 2 hingga 5 juta. Misalnya 1.309 situs, kalau kita kalikan 2 juta ketemunya miliar juga," tukas Irjen Pol Argo.

Dikatakan, tersangka meretas 1309 situs tersebut sejak tahun 2015 dan dari penelusuran situs komunitas hacker, terdapat beberapa korban diantaranya, Situs Badilum (Mahkamah Agung), serta Situs AMIK Indramayu.

Kemudian Situs PN Sleman, Situs Unair, Situs Pemprov Jateng, Situs Jurnal Ilmiah, Situs Lapas 1 Muara Enim dan situs-situs lembaga negara lainnya, lembaga pendidikan dan Jurnal.

"Kami masih melakukan penyelidikan apakah tersangka ini bekerja sendiri atau ada orang lain. Ini masih kami dalami. Penangkapan ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/0218/IV/2020/Bareskrim, tanggal 27 April 2020," ucap Irjen Pol Argo.

Dari tersangka, anggota Unit II Subdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri menyita, Kartu ATM, 2 Handphone, CPU, Monitor, Router berwarna putih, 3 hard disk, dan 2 Sim Card.

No comments: