Loading...

BREAKING NEWS

  DESKRIPSI GAMBAR
PUPR DAN PDAM  di TOWER AIR Tutuk Desa Jerowaru Kabupaten Lombok Timur

PUPR DAN PDAM di TOWER AIR Tutuk Desa Jerowaru Kabupaten Lombok Timur


Lombok Timur- DPD KASTA Kabupaten Lombok Timur  Menolak Kunker DPRD, PUPR dan PDAM. Kunjungan kerja oleh wakil rakyat yang luar biasa (DPRD Kabupaten Lombok Timur), pihak PUPR (Kabid. PUPR), PDAM (Dirum), tanpa dihadiri oleh Perusahaan pemenang tender. Dimana kunjungan kerja tersebut merupakan kunjungan kerja yang sangat lucu dan tidak profesional, kenapa tidak di dalam kunjungan kerja tersebut dilakukan tanpa ada dokumen perencanaan, kajian akademis prorek, dan hasil audit dari inspektorat, alasannya pihak PUPR tersebut lupa membawanya. Terlihat jelas air tersebut baru aktif hari ini tertanggal 27 Juli 2020, sedangkan yang sebelumnya tidak pernah diaktifkan. 

Selanjutnya speck Pipa yang digunakan sangatlah tipis dan mudah jebol, sedangkan untuk pipa saja telah menghabiskan anggaran sekitar 1,6 Milyar, sisanya diperuntukkan untuk pembangunan tandon dan SPAM dan keseluruhan anggarannya adalah 3,9 Milyar, sangat miris kunker hari ini tanpa berpegang pada dokumen perencanaan, artinya kami mau melihat sejauh mana anggaran tersebut tecarpai. 

Jaringan pipanisasi yang di pergunakan sangat tidak sesuai yang di mana pada jaringan induk di gunakan pipa 4in sedangkngkan  pada jaringan sekundernya menggunakan jaringan pipa 2 in sehingga  jaringan yang dari induk lancar ke perumahan warga namun kenyataannya lain air meledak di  jaringan utama  di karenakan pipa yang dari hilir terlalu kecil sehingga kembali ke jaringan utama. 

Bahan proyek yang ada sangat tidak masuk akal digunakan untuk mengairi arus air yang begitu keras sehingga tidak layak diperuntukkan untuk proyek tersebut. Jadi kami Kasta NTB, DPD Lombok Timur menolak secara tegas kunjungan kerja tersebut dan kami siap untuk membawanya keranah hukum.  kata ketua Kasta NTB, DPD Lombok Timur, ( DAUR TASALSUL, SH., MH) 27 / 20  yang di temui oleh awak media ini di tempat kejadian perkara.

Sementara di pihak lain ketika awak media menghubungi pihak PUPR melalui kabid cipta karya  mengatakan bahwa pihaknya ke depan akan memperbaiki jaringan yang ada sehingga tidak terjadi kebocoran pada jaringan yang ada di hilir akunya.