Ticker

6/recent/ticker-posts

Ditemukan Granat Tangan Aktif, Sisa Perang Dunia ke 2


Tiba Di TKP, unit penjinak BOM ini langsung bergerak dengan memeriksa dan mengamankan temuan BOM Militer yang masih aktif tersebut.


Bandung - Sat Brimob Polda Jabar, Sebuah BOM Militer jenis Granat tangan anti Personil diduga sisa perang dunia ke 2 ditemukan di area sungai oleh warga jalan Kebon  Gedang Jembatan Maleer  Kecamatan Batununggal Kota Bandung, Rabu (27/01/2021).

 

Komandan Satuan  Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Yuri Karsono, S.I.K., mengatakan bahwa "Penemuan ini bermula dari hasil laporan masyarakat yang hendak membersihkan sekitar sungai, kemudian menemukan benda yang dicurigai mirip dengan BOM, yang kemudian langsung melaporkan temuan tersebut ke Polsekta Batununggal".

 

Kemudian laporan tersebut ditindak lanjuti  oleh piket SPK Polsek Batununggal  melalui Bhabinkamtibmas untuk melaksanakan pengecekan dan pemasangan police line dilanjutkan melaporkan ke Satuan Brimob Polda Jabar untuk meminta bantuan pengamanan dan disposal oleh Unit Jibom Detasemen Gegana.


Tiba Di TKP, unit penjinak BOM ini langsung bergerak dengan memeriksa dan mengamankan temuan BOM Militer yang masih aktif tersebut.


"masih aktif, dan berbahaya bisa meledak apabila BOM tersebut salah dalam penanganannya," ujar AKP Sanhaji selaku Kasubden Jibom.


Setelah diadakan pemeriksaan, maka diputuskan BOM tersebut dibawa ke mako Satbrimob Polda Jabar untuk dilakukan penghancuran (disposal)  menghindari bahaya ledakan yang bisa terjadi kapanpun.


Kapolsekta Batununggal, Iptu Muryadi mengatakan hasil koordinasi dengan unit Jibom kita putuskan disposal di tempat mereka (Mako Satbrimob Polda Jabar). 


"Dengan pertimbanagan keselamatan, maka BOM tersebut akan kita lakukan disposal di tempat mereka, nanti pelaksanaannya akan kita dampangi oleh beberapa anggota Polsek dan untuk dibuatkan surat serah terima barang buktinya juga," ujarnya.


Setelah di bawa ke mako Satbrimob Polda Jabar, granat tersebut langsung dilaksanakan pendisposalan sehingga BOM tersebut menjadi hancur, tidak aktif dan tidak membahayakan masyarakat.


Kombes Pol. Yuri Karsono, S.I.K., menambahkan " Penanganan ini merupakan salah satu bentuk Bakti Brimob Polda Jabar untuk masyarakat dalam menghadirkan Negara di tengah-tengah masyarakat".


 "Ini merupakan wujud Bhakti Brimob Polda Jabar dalam hal ini di wilayah kota Bandung, untuk  menciptakan rasa aman dan nyaman serta melindungi masyarakat dari segala macam bahaya ″, pungkasnya Kombes Pol. Yuri Karsono. (*)

Post a comment

0 Comments