Pengedar Sabu Teriaki Polisi Maling -->

Advertisement

Pengedar Sabu Teriaki Polisi Maling

: Tim Media Investigasi
Saturday, 16 January 2021


Dari rekaman CCTV, Toto yang ditangkap di gang rumahnya berupaya melawan petugas. Lalu dia meneriaki polisi sebagai maling. Teriakan itu memancing masyarakat untuk membantunya.


Mataram - Petugas Satresnarkoba Polresta Mataram menggeledah sepeda motor milik Toto usai diamankan di Mapolresta Mataram dengan disaksikan sejumlah saksi dari aparat lingkungan, Minggu malam (10/1). Terduga pengedar sabu berinisial B alias Toto dicokok petugas Satresnarkoba Polresta Mataram, Minggu malam (10/1) lalu. Saat hendak ditangkap, warga Sekarbela, Mataram, itu meneriaki polisi sebagai maling. ”Memang pelaku ini meneriaki anggota yang menangkapnya sebagai maling,” kata Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi, Kamis (14/1).


Dari rekaman CCTV, Toto yang ditangkap di gang rumahnya berupaya melawan petugas. Lalu dia meneriaki polisi sebagai maling. Teriakan itu memancing masyarakat untuk membantunya.


Namun salah satu polisi melepaskan tembakan peringatan. Tujuannya, supaya masyarakat mengetahui kalau yang menangkapnya adalah polisi.


Ketika tembakan peringatan itu dilepaskan masyarakat sekitar mundur dan menonton proses penangkapan itu. Selanjutnya Toto digelandang ke Mapolresta Mataram.


Polisi mengundang perangkat lingkungan setempat untuk proses penggeledahan Toto. Disaksikan kepala lingkungan, polisi menggeledah badan Toto. Namun tidak ditemukan barang bukti narkoba.


Polisi lalu menggeledah sepeda motor yang dikendarai Toto. Di dalam jok sepeda motornya terdapat satu bungkus rokok. Di dalam bungkus rokok itu ditemukan plastik klip bening berisi sabu dengan berat bruto 4 gram. ”Kita temukan barang bukti di dalam jok sepeda motor miliknya,” kata Heri.


Polisi melakukan pengembangan dan menggeledah rumah kos Toto. Untuk melakukan penggeledahan, Satresnarkoba dibantu satu peleton personel Samapta.


Dari penggeledahan tersebut, ditemukan timbangan dan ratusan plastik klip kosong serta senjata tajam. ”Dari barang bukti yang ditemukan kuat dugaan kalau pelaku ini sebagai pengedar,” jelasnya.


Totok mengelak kalau barang haram tersebut miliknya. ”Demi Allah, itu bukan punya saya,” teriak Totok yang diamankan ke ruang Satresnarkoba Polresta Mataram.


Namun, setelah ditunjukkan bukti chat dan timbangan yang dimiliki, Toto tidak bisa mengelak. Dia mengakui barang tersebut miliknya. ”Saya beli di Karang Bagu,” akunya.


Namun dia tidak mengetahui nama orang tempat mengambil barang. ”Kita ketemuan di jalan,” jelasnya.


Toto pun mengaku dirinya menggunakan sabu. ”Saya pakai sabu terakhir Jumat (8/1) lalu,” ujarnya.