Gerai Vaksinasi di 900 RW, Diharapkan 100 Persen Warga Jakarta Sudah Divaksin pada HUT RI -->

Advertisement

Breaking news

News
Loading...

Gerai Vaksinasi di 900 RW, Diharapkan 100 Persen Warga Jakarta Sudah Divaksin pada HUT RI

: Tim Media-INVESTIGASI.COM
Saturday, 7 August 2021


Polda Metro Jaya Harap 100 Persen Warga Jakarta Sudah Divaksin pada HUT RI.


Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan sebanyak 8.395.427 warga DKI menerima vaksinasi Covid-19. Guna mendukung pencapaian tersebut, Polda Metro Jaya mendirikan gerai vaksinasi merdeka yang tersebar di 900 RW di Jakarta.


Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan dengan adanya gerai vaksin merdeka ini dapat menjangkau seluruh warga DKI Jakarta.


"Harapannya, kami nanti 17 Agustus 2021 DKI Jakarta dapat memberikan kado spesial HUT Kemerdekaan RI berupa 100 persen warganya telah menerima vaksin Covid-19," ungkap KombesPol  Yusri dalam keterangannya, Kamis (5/8/2021).


Diketahui, saat ini sudah ada 687 gerai vaksinasi merdeka yang tersebar di wilayah DKI Jakarta. Bahkan tenaga kesehatan, relawan, mahasiswa, pengurus RT dan RW serta ibu-ibu PKK turut dilibatkan dalam mensukseskan vaksinasi merdeka.


KombesPol Yusri menilai kegiatan vaksinasi merdeka efektif dalam mencapai target vaksin. Tercatat sudah ada 94,32 persen masyarakat di Jakarta yang mendapat vaksin sejak dimulai pada 1 Agustus 2021 lalu.


"Ini sudah hari kelima vaksinasi merdeka berjalan. Data terbarunya, sebanyak 94,32 persen warga DKI Jakarta telah menerima vaksin dosis pertama," lanjut KombesPol Yusri.


Kedepan, KombesPol Yusri mengungkap adanya kemungkinan kolaborasi dengan Kodam Jaya dan Pemprov DKI Jakarta dalam mempercepat pemenuhan target vaksinasi. KombesPol Yusri juga menyebut terdapat beberapa keuntungan yang masyarakat dapatkan selain vaksin.


"Kita nanti akan berkolaborasi secara masif dengan Kodam Jaya dan Pemprov DKI. Kemudian, bagi masyarakat yang datang untuk vaksin akan mendapatkan voucher gratis yang disponsori oleh perusahaan ojek online," tandas KombesPol Yusri. (rs/*)