Kebakaran di Lapas Tangerang, Istana: Semoga korban luka dan meninggal dapat teratasi -->

Advertisement

Breaking news

News
Loading...

Kebakaran di Lapas Tangerang, Istana: Semoga korban luka dan meninggal dapat teratasi

: Tim Media-INVESTIGASI.COM
Thursday, 9 September 2021

Dok. istimewa


Juru Bicara Kepresidenan: Kami mengucapkan dukacita sebesar-besarnya. semoga korban (luka dan meninggal) dapat teratasi seminimal mungkin.


Jakarta - Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman menyampaikan dukacita atas peristiwa kebakaran yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021) dini hari.


Dia pun berharap persoalan ini dapat segera diatasi dengan kerugian seminimal mungkin.


"Kami mengucapkan dukacita sebesar-besarnya. semoga korban (luka dan meninggal) dapat teratasi seminimal mungkin," ujar Fadjroel saat dikonfirmasi pada Rabu.


Diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi di Lapas Kelas I Tangerang, Kota Tangerang, Banten.


Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan, kebakaran tersebut terjadi pada pukul 01.45 WIB.


"Terjadi kebakaran pukul 01.45 WIB, petugas pengawas melihat dari atas, pengawas melihat kondisi itu terjadi api, langsung menelepon kepala pengamanan di sini," ujar Yasonna kepada awak media, Rabu.


Kalapas pun langsung menghubungi pemadam kebakaran setempat hingga 13 menit kemudian 12 unit pemadam kebakaran datang.


Yasonna menyebutkan, kurang dari 1,5 jam api di Lapas Tangerang berhasil dipadamkan.


Menurut Yassona, Lapas Tangerang yang terbakar itu berada di Blok C 2 yang dihuni oleh 2.072 orang.


Dia pun mengungkapkan, sebanyak 41 orang narapidana (napi) tewas dalam kebakaran tersebut.


Dari 41 korban tersebut, sebanyak 39 orang merupakan warga negara Indonesia (WNI), dan dua korban lain merupakan warga negara asing (WNA).


"Ada dua orang WNA. Satu warga negara (WN) Portugal dan satu WN Afrika Selatan," ujar dia


Dia menambahkan, dari 41 napi itu, satu orang merupakan narapidana kasus pembunuhan, satu orang napi terorisme, dan yang lainnya napi kasus narkoba. (dw/ana)