Pekerjaan Proyek Pedestrian Desa Ranupani Berpotensi Mangkrak -->

Breaking news

News
Loading...

Pekerjaan Proyek Pedestrian Desa Ranupani Berpotensi Mangkrak

Friday, 5 November 2021


Lumajang - Pengerjaan proyek pembangunan pedestrian desa Ranupani kecamatan Senduro berpotensi mangkrak lantaran sudah hampir 10 hari  tidak ada kegiatan pekerjaan, bahkan materialnya pun tidak ada. Masa waktu pengerjaan proyek senilai Rp 940 000 000,_ (Sembilan Ratus Empat Puluh Juta Rupiah) yang di kerjakan oleh CV.DAVIANDRA dengan Nomor kontrak:602.1/366/8/427.61/2021 itu tidak kurang 28 hari kerja, 05 November 2021.


Ada beberapa Aitem pekerjaan yang belum di kerjakan sama sekali, yaitu Dueker, pondasi termasuk pagar, pemasangan batu alam, keramik, dan lain-lain, jangankan itu rabatnyapun belum selesai. Berdasarkan pengaduan masyarakat, di sekitar proyek pedestrian pada media ini, sangat mengeluhkan terkait proses pembangunan ini karena sudah beberapa hari tidak ada kegiatan sama sekali apalagi musim penghujan sudah turun. Padahal masyarakat sudah merelakan tanahnya di kurangi tanpa minta ganti rugi tidak lain untuk mendukung program pemerintah supaya wisata Ranupani semakin di kenal sampai mancanegara sehingga pada akhirnya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat ranupani khususnya.


"Masih menurut tokoh masyarakat ranupani yang tidak mau di sebutkan namanya meminta kepada dinas terkait agar menuntaskan pengerjaan ini, karena kalau kita melihat dan mendengar kan waktu sosialisasi di balai desa dulu mungkin pekerjaan yang sudah di kerjakan tidak kurang dari 35% progresnya, tapi saya yakin“Tentu dinas terkait punya strategi-strategi perampungan yang lebih baik.” katanya. (nur/tim)