Calo SIM jangan harap bisa masuk, prototype senilai Rp14 miliar baru di resmikan Polres Lombok Barat -->

Breaking news

Live

Baca Kami di Helo

Calo SIM jangan harap bisa masuk, prototype senilai Rp14 miliar baru di resmikan Polres Lombok Barat

Sunday, 26 December 2021


Satpas SIM tersebut akan dilengkapi dengan sistem First In First Out (FIFO), sehingga dipastikan tidak ada aksi calo terkait pelayanan SIM di Polres Lombok Barat dok. istimewa, (26/12).


Lombok Barat  - Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat Nusa Tenggara Barat membangun Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) surat izin mengemudi  (SIM) Prototype senilai Rp14 miliar untuk mempermudah layanan kepada masyarakat dan mencegah percaloan pembuatan SIM.


Satpas SIM Prototype tersebut diresmikan secara virtual oleh Kepala Kepolisian Daerah NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal, dan disaksikan oleh Kepala Polres Lombok Barat AKBP Wirasto Adi Nugroho, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat Baehaqi, di Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (25/12).


"Hari ini, kami meresmikan dua proyek di Polres Lombok Barat yang diresmikan langsung oleh Bapak Kapolda, salah satunya Satpas SIM Polres Lombok Barat Prototype," kata Kapolres Lombok Barat AKBP Wirasto Adi Nugroho, dilansir Antara (26/12).


Ia mengatakan dengan adanya Satpas SIM Prototype tersebut, pelayanan SIM di Polres Lombok Barat harus lebih cepat, sehingga, ke depan pelayanan SIM di sudah harus menggunakan tekhnologi yang lebih canggih dan modern.


"Untuk itu, tidak ada lagi masyarakat yang menggunakan calo dan lain sebagainya," ujarnya.


Ia menyebutkan Satpas SIM tersebut akan dilengkapi dengan sistem First In First Out (FIFO), sehingga dipastikan tidak ada aksi calo terkait pelayanan SIM di Polres Lombok Barat.


Melalui penggunaan tekhnologi, lanjut Wirasto, bisa meminimalisir terjadinya penyimpangan-penyimpangan atau pungutan liar di lapangan.


"Jangan sampai nanti yang datang duluan ada yang masuk menggunakan calo dan lain sebagainya, melalui FIFO ini, dipastikan hal tersebut tidak akan terjadi," ucapnya pula.


Menurut Wirasto, kemudahan-kemudahan dengan memanfaatkan teknologi, dibuktikan dengan program Markas Besar Polri melalui aplikasi SINAR, yang memungkinkan masyarakat mendaftar SIM secara daring (online).


"Dengan aplikasi SINAR, Masyarakat sudah bisa mendaftar secara online, kemudian dari pendaftaran itu dia bisa mendatangi Satpas SIM terdekat untuk mendapatkan pelayanan," jelasnya.


Satpas SIM Prototype Polres Lombok Barat juga dilengkapi dengan ruang laktasi bagi ibu baru melahirkan. Selain itu, ruangan juga dikonsep ramah anak karena tersedia tempat bermain bagi anak-anak, serta ruang khusus bagi disabilitas. (dw/*)