1.700 rumah dilaporkan rusak akibat Gempa di Pandeglang, AHY bertindak cepat dan tepat -->

Breaking news

Live

Baca Kami di Helo

1.700 rumah dilaporkan rusak akibat Gempa di Pandeglang, AHY bertindak cepat dan tepat

Sunday, 16 January 2022

dok. istimewa


Dengan kekuatan 6,6 skala Richter, gempa ini juga merambat hingga ke Jakarta, (16/1).


Jakarta - Sekitar 1.700 rumah tercatat rusak, lebih dari 300 diantaranya rusak berat, akibat gempa yang mengguncang Kab. Pandeglang, hari Jumat (14/1). Selain itu, 15 sekolah, 14 Puskesmas, empat masjid dan tiga kantor desa, juga rusak. Menurut BPBD setempat, kerusakan ini tersebar di 128 desa, di 28 kecamatan. Sejauh ini tidak ditemukan korban tewas.


Dengan kekuatan 6,6 skala Richter, gempa ini juga merambat hingga ke Jakarta, memaksa para warganya keluar dari gedung-gedung pencakar langit dan rumah-rumah mereka.


Tidak terkecuali Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). "Saya sedang di rumah. Begitu melihat lampu bergoyang dan merasakan gempa, saya langsung keluar dan memastikan orang-orang di rumah untuk segera keluar," tutur AHY.


Mengetahui pusat gempa ada di perairan Banten, AHY langsung menerima laporan dari Ketua DPD PD Banten Iti Jayabaya, yang juga Bupati Lebak, yang langsung turun ke lapangan. Wakil Ketua DPRD Kab. Pandeglang Fuhaira Amin juga langsung terjun ke lapangan. "Butuh waktu 5,5 jam untuk sampai ke lokasi bencana. Berangkat segera setelah gempa reda pada siang hari, rombongan baru tiba pukul 18.30," demikian laporan yang diterima AHY.


AHY memang membuka saluran hotline bagi 34 Ketua DPD, 514 Ketua DPC serta kader-kader Demokrat yang menjadi Kepala Daerah di seluruh Indonesia untuk melaporkan langsung kejadian genting di wilayah masing-masing. Komunikasi tanpa hirarki ini memungkinkan AHY bertindak cepat dan tepat.


AHY memerintahkan agar rombongan Demokrat tanggap bencana untuk tidak segera pulang agar bisa membantu warga korban gempa sebanyak mungkin. "Saya juga perintahkan DPP agar segera kirim bantuan untuk disalurkan para kader di lapangan," ungkap AHY.


Tahun 2018, AHY pernah terjun langsung ke lokasi gempa di Lebak, Banten, untuk menyalurkan bantuan pasca gempa. Waktu itu getaran gempa juga merambat ke Jakarta, memaksa orang-orang keluar bangunan. 


Sumbernya serupa, yaitu megathrust Selat Sunda yang berpotensi menimbulkan gempa sampai 10 skala Richter dan tsunami. BMKG menyatakan gempa Jumat lalu tidak berpotensi tsunami meski diikuti oleh 32 gempa susulan. (dw/*)