Demi melindungi anaknya seorang Ibu tewas tertimpa longsor di Sumedang -->

Breaking news

News
Loading...

Demi melindungi anaknya seorang Ibu tewas tertimpa longsor di Sumedang

Saturday, 22 January 2022

dok. istimewa/ Longsor menimpa rumah korban pada bagian dapur hingga menjobol temboknya, (23/1).


Sumedang - Siti Nyoman (42), seorang ibu rumah tangga ditemukan tewas, sementara anaknya Dede Rayan Ardika (7) mengalami luka berat setelah tebing dengan tinggi sekitar 5 meter dan lebar 10 meter longsor menimpa rumahnya di Desa Cisurat, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Sabtu (22/1/2022).


Ketua RT setempat, Usup Supriadi mengatakan, tebing tersebut longsor tidak lama setelah hujan deras mengguyur kampung halamannya sekitar pukul 14.00 WIB. Longsor tersebut menerjang bagian belakang rumah korban atau bagian dapurnya.


"Longsor menimpa rumah korban pada bagian dapur hingga menjobol temboknya," ungkap Usup kepada detikcom di lokasi, Sabtu (22/1/2022).


Dia menyebutkan, saat terjadi longsor, korban bersama anaknya kebetulan sedang berdua saja. Sementara suami dan anaknya yang lain sedang tidak berada di rumah.


"Pas longsor terjadi korban hanya berdua bersama anaknya, suaminya kebetulan sedang mencari rumput, sementata anaknya yang satu lagi sedang bekerja di Bandung," ungkapnya


Dia melanjutkan, tidak lama setelah kejadian warga pun langsung berupaya menolong korban sambil dibantu oleh petugas TNI/Polri yang datang tidak lama berselang.


Korban ditemukan telah meninggal dunia di tengah puing-puing reruntuhan tembok dapur rumahnya. Posisi korban saat itu sambil memeluk anaknya yang mengalami luka berat.


"Korban ditemukan tertimpa d tengah puing-puing tembok, posisi korban sambil mendekap anaknya yang mengalami luka berat, korban seperti berusaha sedang melindungi anaknya yang masih kecil," ucapnya.


Korban tewas diketahui mengalami luka di bagian kepalanya yang diduga akibat terkena reruntuhan tembok. Sementara anaknya mengalami luka berat di bagian perutnya.


"Ibunya yang tewas mengalami luka dibagian kepalanya, sementara anaknya yang mengalami luka berat, terluka dibagian perutnya," terangnya.


Setelah kedua korban berhasil dievakuasi, korban tewas bersama anaknya saat itu juga langsung dilarikan ke RSUD Sumedang.


Korban tewas langsung hari ini dimakamkan di pemakaman umum Desa Wado, sementara anaknya dalam kondisi kritis di RS. (dw/*)