Provokatif jelekan institusi negara, Jenderal TNI sebut tak segan bubarkan ceramah Bahar Smith -->

Breaking news

Live

Baca Kami di Helo

Provokatif jelekan institusi negara, Jenderal TNI sebut tak segan bubarkan ceramah Bahar Smith

Monday, 3 January 2022

Kapenrem 061 Surya Kencana Mayor Ermansyah: Danrem menyampaikan alangkah baiknya ceramah seorang ulama seperti HBS dapat memberikan kedamaian kepada semua orang, tidak provokatif, atau menjelekkan institusi. Tentunya hal ini, apabila masih terjadi, kami tidak segan-segan membubarkan ceramah tersebut sesuai ketentuan dan prosedur hukum yang berlaku dengan melibatkan aparat yang terkait, dok. istimewa (3/1/2022).


Jakarta - Salah seorang Jenderal Tentara Nasional Indonesia (TNI) memberi peringatan akan membubarkan ceramah Bahar bin Smith Bila masih sampaikan pesan-pesan provokatif, apalagi menjelek-jelekkan TNI atau Institusi negara lain.


Hal itu disampaikan melalui Kapenrem 061 Surya Kencana, Mayor Innfanteri Ermansyah, yang menjelaskan terkait kedatangan Danrem ke pesantren Habib Bahar.


Ditegaskan dia, kedatangan Danrem semata-mata sekadar menasehati dan tidak ada upaya untuk menakut-nakuti warga.


"Danrem menyampaikan alangkah baiknya ceramah seorang ulama seperti HBS dapat memberikan kedamaian kepada semua orang, tidak provokatif, atau menjelekkan institusi. Tentunya hal ini, apabila masih terjadi, kami tidak segan-segan membubarkan ceramah tersebut sesuai ketentuan dan prosedur hukum yang berlaku dengan melibatkan aparat yang terkait," kata Kapenrem 061 Surya Kencana Mayor Ermansyah melalui keterangan tertulis, Minggu (2/1/2022).


Ermansyah juga menyampaikan alangkah baiknya ceramah Bahar Smith memberi perdamaian dan tidak provokatif.


"Seharusnya seorang ulama apabila ceramah juga dapat memberikan ketenangan kedamaian untuk umat, bukan sebaliknya atau malah ngurusin prajurit yang di Papua ini sangat tidak tepat menurut kami,” ujar Ermansyah.


Lebih lanjut, ia mengatakan Brigjen Achmad Fauzi memiliki tanggung jawab untuk menjaga kestabilan keamanan di wilayah yang dinaungi, yaitu Bogor Kota dan Kabupaten, Cianjur, serta Sukabumi Kota dan Kabupaten.


"Kemarin Danrem juga didampingi dengan anggota Koramil setempat. Kehadiran itu bertujuan mengajak dan saling menjaga ketertiban dan keamanan bersama-sama. Tidak ada untuk menakut-nakuti masyarakat seperti yang diviralkan. Bagaimanapun, ketertiban dan kondusivitas wilayah adalah tanggung jawab kami," ucap Ermansyah.  (dw/*)