Sebelumnya terlihat berenang, seorang pemuda hilang duduga tergulung ombak di pantai Pangandaran -->

Breaking news

Live

Baca Kami di Helo

Sebelumnya terlihat berenang, seorang pemuda hilang duduga tergulung ombak di pantai Pangandaran

Wednesday, 5 January 2022

dok. ilustrasi ist


Petugas gabungan dari Satpolair Pangandaran, TNI AL, Balawista, Tagana dan elemen lainnya sempat melakukan pencarian, (5/1/2022).


Pangandaran - Seorang pemuda hilang setelah tergulung ombak di Pantai Pangandaran. Korban bernama Deni (20), warga Desa Empang, Kecamatan Kalipucang, itu sebelumnya terlihat berenang di kawasan pantai barat, tak jauh dari taman Pangandaran Sunset, Selasa (4/1/2021) sore.


Petugas gabungan dari Satpolair Pangandaran, TNI AL, Balawista, Tagana dan elemen lainnya sempat melakukan pencarian. Namun karena hari sudah gelap pencarian ditunda dan akan dilanjutkan pada Rabu besok.


"Ya kami menerima laporan seorang wisatawan terseret arus, sedang kami upayakan pencarian," kata Kepala Satpolair Pangandaran AKP Sugianto.


Dia menjelaskan korban bersama sejumlah kerabatnya tiba ke Pangandaran sekitar 16.30 WIB. "Jadi korban ini warga Kalipucang (Pangandaran) yang ikut rombongan saudaranya dari Banjar," kata Sugianto.


Setelah tiba di Pangandaran, korban langsung berenang. Meski tanpa alat bantu, seperti pelampung atau boogie board, korban berenang ke tengah.


Sekitar pukul 17.00 WIB, seperti biasa datang petugas Balawista yang mengingatkan semua wisatawan agar menghentikan aktivitas berenang. Aktivitas rutin penjaga pantai itu dilakukan untuk menekan risiko kecelaan, apalagi di waktu senja laut pasang dan ombak berubah menjadi lebih besar.


Setelah diperingatkan petugas, Deni sempat menepi. Saudaranya pun mengingatkan agar dia berenang tidak terlalu jauh ke tengah.


Namun setelah petugas Balawista pergi, Deni malah kembali berenang cukup jauh ke tengah.


Sekitar pukul 17.30 WIB, keberadaan pemuda tersebut tak terlihat. Kerabatnya meyakini Deni terseret arus ombak Pantai Pangandaran.


"Setelah menerima laporan kami langsung melakukan pencarian. Namun sampai sore tadi belum berhasil ditemukan, sementara hari sudah gelap. Pencarian ke tengah laut akan dilakukan besok pagi," kata Sugianto. (dw/*)