Ulah ormas GMBI disebut sudah keterlaluan, Gerindra dukung Polisi -->

Breaking news

News
Loading...

Ulah ormas GMBI disebut sudah keterlaluan, Gerindra dukung Polisi

Saturday, 29 January 2022

dok. istimewa/ Habiburokhman: Ya sudah benar polisi menindak tegas mereka, ulah mereka sudah keterlaluan. Kami dukung penuh Polda Jabar, (29/1).


Jakarta - Gerindra mendukung polisi menindak tegas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) yang melakukan demo berujung ricuh di depan Polda Jawa Barat (Jabar). Ulah para anggota ormas GMBI itu dinilai sudah keterlaluan.


"Ya sudah benar polisi menindak tegas mereka, ulah mereka sudah keterlaluan. Kami dukung penuh Polda Jabar," kata anggota Komisi III DPR Fraksi Gerindra, Habiburokhman, kepada wartawan, Jumat (28/1/2022).


Waketum Gerindra itu menilai wibawa kepolisian selaku penegak hukum harus ditegakkan. Oleh sebab itu, siapapun yang melanggar hukum harus ditindak.


"Wibawa penegak hukum harus ditegakkan, siapapun yang melanggar hukum apalagi di kantor polisi harus ditindak," ujarnya.


Sebelumnya, demo massa GMBI berujung ricuh di depan Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (27/1). Massa merusak pagar Mapolda Jabar hingga ada yang menunggangi patung Maung Lodaya yang merupakan simbol Polda Jabar.


Total ada 731 orang yang ditangkap polisi. Termasuk seorang anggota GMBI yang menunggangi Maung Lodaya.


Demo digelar massa GMBI berkaitan dengan proses penanganan perkara bentrok ormas di Kabupaten Karawang yang menewaskan satu anggota GMBI, pada November 2021.


Polisi juga menetapkan Ketua Umum GMBI M Fauzan sebagai tersangka berkaitan demo berujung anarkis di depan Mapolda Jabar. Selain Fauzan, ada 10 orang anak buahnya yang juga jadi tersangka.


"Tadi siang oleh penyidik sudah ditetapkan sebagai tersangka," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jumat (28/1).

(dw/*)