Penembakan Begal di Sumenep didalami Propam -->

Breaking news

Live

Baca Kami di Helo

Penembakan Begal di Sumenep didalami Propam

Tuesday, 15 March 2022

dok. Tangkapan layar, istimewa/ Penembakan Begal di Sumenep Disebut Salahi Prosedur, (15/3).


Sumenep - Polisi angkat bicara soal dugaan adanya tindakan di luar prosedur oleh anggota Polres Sumenep yang menembak mati seorang terduga begal di Sumenep. 


Sebelumnya, beberapa polisi melumpuhkan seorang pria pengendara motor di Jl Raya Adirasa Kolor, yang berusaha merampas motor seorang perempuan. 


Polisi yang berusaha menangkapnya, akhirnya menembak pria bernama Herman (24) tersebut. Tembakan dilakukan karena pria asal Desa Gadu Timur, kecamatan Ganding itu tak mengindahkan tembakan peringatan. Namun, meski Herman sudah tersungkur, polisi masih menghujaninya dengan tembakan dari jarak dekat. 


Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti Sutioningtyas mengatakan bahwa Herman (diduga pelaku begal) tidak mengindahkan tembakan peringatan petugas.


"Dari petugas memberikan tembakan peringatan, tetapi tidak diindahkan oleh pelaku (Herman)," kata AKP Widiarti Sutioningtyas.


Ditanya posisi korban (Herman) sudah roboh tersungkur karena dilumpuhkan kakinya dengan peluru polisi dan terlihat jelas tak bisa melawan, namun tetap ada tembakan mengarah ke korban Herman hingga tewas, AKP Widiarti Sutioningtyas mengaku masih akan mendalaminya.


"Kita juga masih mendalam kejadian  penembakan tersebut," ungkapnya.


Pihaknya belum bisa menjelaskan secara detail, karena yang mendalami kejadian penembakan itu langsung ditangani Propam Polres Sumenep. "Semua ada prosedurnya, dari Propam yang akan mendalami hal itu," katanya. (dw/*)