Dukung Mudik Lebaran 2022, Jalan dan Jembatan Disebut Sudah Siap Dilintasi -->

Breaking news

Live

Baca Kami di Helo

Dukung Mudik Lebaran 2022, Jalan dan Jembatan Disebut Sudah Siap Dilintasi

Thursday, 21 April 2022

dok. istimewa/ Kementerian PUPR bertanggung jawab terkait persiapan prasarana jalan dan jembatan, (20/4/2022).


Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjabarkan berbagai persiapan mudik yang dilakukan oleh kementerian yang dia pimpin untuk mendukung mudik Lebaran 2022.


"Jalanan mudik ini tergantung pada tiga hal, pertama adalah prasarana yang tersedia, kedua regulasinya, ketiga adalah perilakunya pengguna prasarana," ujarnya kepada awak media di Jakarta, Rabu (20/4/2022).


Untuk lingkup Kementerian PUPR bertanggung jawab terkait persiapan prasarana jalan dan jembatan.


Basuki menuturkan, jalan nasional di Pulau Jawa seperti Pejagan-Purwokerto-Prupuk sudah dalam kondisi bagus.


Kemudian, dari Cirebon-Cilacap kondisi jalannya dinilai sudah bagus oleh Basuki sebagai sirip jalan Pantai Utara (Pantura), Tengah, dan Selatan.


Sementara untuk jembatan, ada dua yang disiapkan dan biasanya menjadi titik-titik kemacetan.


Keduanya adalah Jembatan Ploso di Kabupaten Jombang dan Jembatan Ngaglik di Kabupaten Lamongan yang masing-masing berada di Provinsi Jawa Timur (Jatim).


"Jembatan Ploso di Jombang itu yang di atas sungai Brantas, pengganti dari jembatan lama yang kalau dilalui bergetar dan macet sekarang sudah ada Jembatan Ploso yang dua minggu lalu sudah kita buka," tambah Basuki.


Sementara Jembatan Ngaglik di Lamongan telah beroperasi dan dapat dilintasi oleh kendaraan mulai Minggu (17/4/2022).


Menurut Basuki, dibukanya Jembatan Ngaglik lebih cepat dari rencana tenggat waktu perbaikan.


"Itu bukan jembatan ambles, tapi jembatan yang patah girder-nya karena dilewati oleh truk over dimension over load (ODOL)," ungkap Basuki.


Selanjutnya ada perbaikan jalan nasional Lamongan-Gresik sepanjang 16 kilometer yang sudah dituntaskan.


Berpindah ke Pulau Sumatera, terjadi kerusakan berupa lubang di jalan nasional Lintas Timur yang merupakan batas antara Lampung dan Sumatera Selatan (Sumsel).


"Saya sudah seminggu lalu ke sana, sudah saya telpon penyedia jasanya untuk perbaikan. Saya minta menjadi lima tim, ada 150 lubang," tambah dia.


Sehingga, dalam 1 tim itu setidaknya bisa mengatasi setidaknya 10 lubang yang ada di jalan nasional Lintas Timur tersebut.


Sementara untuk jalan tol di Sumatera seperti Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) sudah selesai diperbaiki.


Dia memastikan bahwa infrastruktur konektivitas tersebut sudah aman dan nyaman untuk dilalui.


Begitu halnya dengan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka), serta Tol Kayu Agung-Palembang-Betung (Kapalbetung).


Sedangkan perbaikan jalan tol di Pulau Jawa misalnya di Tol Pejagan-Pemalang sudah tuntas dilakukan.


Namun demikian, hal yang paling dipersiapkan dengan maksimal adalah di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area, terutama di toilet.


"Biasanya rest area tipe A itu tersedia toilet sekitar 50-an (unit). Nah, saya minta minimum ditambahin lagi 50-100 untuk sementara. Jadi, 50 untuk ibu-ibu, 50 untuk bapak-bapak," ujar Basuki.


Basuki berharap, dengan penambahan armada toilet tersebut agar tidak ada antrean di rest area. (dw/*)