Kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Joko Widodo disebut meningkat -->

Breaking news

Live
Loading...

Baca Kami di Helo

Kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Joko Widodo disebut meningkat

Monday, 5 September 2022

dok. istimewa/ Kepuasan presiden cenderung meningkat dibanding temuan di Mei 2022, saat ini 72,3 persen merasa puas dengan kerja Presiden Jokowi, (5/9).


Jakarta - Hasil survei dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan, kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Joko Widodo meningkat. Peningkatan ini terlihat dalam dua survei terakhir.


Berdasarkan survei LSI pada Februari lalu, kepuasan terhadap presiden berada di angka 65,9 persen dan kemudian pada Mei berada di angka 67,5 persen.


"Kepuasan presiden cenderung meningkat dibanding temuan di Mei 2022, saat ini 72,3 persen merasa puas dengan kerja Presiden Jokowi," ujar Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, dalam rilis survei, Minggu (4/9/2022).


Djayadi memaparkan, ada 23 persen responden yang menyatakan kurang puas dengan kinerja presiden, kemudian ada 2,9 persen tidak puas sama sekali dan 1,8 persen tidak tahu atau tidak jawab.


Menurut dia, peningkatan kepuasan kinerja presiden ini sebanding lurus dengan peningkatan kondisi ekonomi dan hukum.


Kondisi ekonomi saat ini, kata dia, lebih banyak dinilai sedang atau berada di angka 46 persen. Sementara yang menilai baik atau sangat baik berada di angka 26,2 persen dan yang menilai buruk atau sangat buruk sebesar 26,9 persen.


Kemudian, pada kondisi politik lebih banyak responden yang menilai sedang, yakni 41,9 persen. Kemudian responden yang menilai baik atau sangat baik mencapai 32,1 persen, dan responden yang menilai buruk atau sangat buruk sebesar 17,7 persen.


"Penilaian warga terhadap kondisi ekonomi nasional dan kondisi politik memiliki korelasi positif dan signifikan dengan kepuasan warga terhadap kinerja presiden," ujar Djayadi.


Survei ini dilakukan pada 13-21 Agustus terhadap 1.220 responden menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. (dw/*)