Viral di media sosial, pencurian tali pocong -->

Breaking news

Live
Loading...

Baca Kami di Helo

Viral di media sosial, pencurian tali pocong

Wednesday, 7 September 2022

dok. screenshot/ Sebanyak 3 tali, dari 4 tali pocong hilang dicuri. Pelaku hanya menyisakan 1 tali pocong, sementara posisi jasad masih tetap terbungkus kain kafan, (7/9).


Lamongan - Makam seorang warga Dusun Plarisan, Desa Jelakcatur, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, dibongkar oleh orang tak dikenal.


Videonya beredar luas dan viral di media sosial (Medsos) yang memperlihatkan sebuah makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Jalak Catur, Kecamatan Kalitengah, Lamongan


Video yang diunggah pertama kali oleh akun FB @uripurup tersebut, menunjukan sebuah makam yang berantakan. Terlihat tanah bekas galian dan penutup mayat yang terbuat dari balok kayu terbuka di samping mayat.


Selain itu, batu nisan pun berantakan menandakan adanya aksi penggalian makam. Sang pengunggah video pun tampak terheran-heran lantaran makam itu milik orang yang baru saja meninggal.


Ia pun menduga jika tindakan itu diperbuat oleh oknum tertentu yang sedang mencari kesaktian atau ilmu tertentu dengan medium mayat manusia.


"Ora ilok temen cah cah, golek kesaktian kok koyok ngene kuburane uwong nang di bongkar, (Tidak etis beneran, cari kesaktian kok kayak begini, kuburan orang di bongkar)," kata orang dalam video tersebut.


Dalam video tersebut, juga tampak sesosok jasad yang masih utuh dibuktikan oleh perekam video dengan menunjukan rambut jasad yang masih ada.


Urukan tanah di permukaan makam dibongkar, papan penutup kotak juga dibuka dan jasad korban yang terbungkus kain kafan terlihat jelas dari luar.

Diduga penggalian itu bertujuan mengambil tali pocong dari mayat.

"Kok masih ada membongkar makam dan diambil tali pocong," 


menelusuri jati diri korban mengungkapkan, bahwa almarhum bernama Rahwan (50) warga Dusun Plarisan, Desa Jelakcatur yang dibongkar tersebut berada di pemakaman desa RT 02 RW 01.


Kepala Dusun Plarisan, Jakfar yang dikonfirmasi mengungkapkan, makam Rahwan diketahui pada Selasa (5/9/2022) oleh salah satu warga yang sedang melintas di jalan makam desa.

"Diketahui baru pagi tadi," kata Jakfar Selasa (5/9/2022).

Sebanyak 3 tali, dari 4 tali pocong hilang dicuri. Pelaku hanya menyisakan 1 tali pocong, sementara posisi jasad masih tetap terbungkus kain kafan.


"Pak Rahwan (korban) sebenarnya baru meninggal yang dimakamkan 5 hari lalu, tepatnya Jumat (1/9/2022), " ungkap Jakfar.


Almarhum adalah warga asal Demak Jateng dan menikah dengan warga Dusun Plarisan. Selama ini, korban bertempat tinggal di wilayah Sidoharjo.


Ia kontrak rumah di Sidoharjo bersama tiga anak dan seorang istrinya.


"Kasihan, ini keluarga miskin dan belum punya rumah. Di tempat kerjanya di Sidoharjo menempati rumah kontrakan," ungkap Jakfar.


Menurut Jakfar, makam Rahwan sudah dikembalikan seperti semula oleh warga dan keluarganya.


Sementara istri dan ketiga anan Rahwan sementara ikut numpang di rumah saudaranya.


"Karena belum punya rumah, sementara ini ikut saudaranya, " kata Jakfar. (*)