Pengamat politik sebut Anies Baswedan tak direstui Jokowi, pecatan Menteri Pendidikan -->

Breaking news

Live

Baca Kami di Helo

Pengamat politik sebut Anies Baswedan tak direstui Jokowi, pecatan Menteri Pendidikan

Tuesday, 8 November 2022

dok. istimewa [Presiden Joko Widodo] Secara historis, Anies Baswedan diindikasikan tidak memiliki pola pikir dan cara kerja yang sejalan dengan Jokowi, (8/11).


Jakarta - Pengamat politik Yunarto Wijaya mengatakan ada satu nama yang tidak diinginkan Presiden Jokowi maju dalam Pilpres 2024.

Nama ini tak lain dan tak bukan yaitu mantan Menteri Pendidikan sekaligus mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Secara historis, Anies Baswedan diindikasikan tidak memiliki pola pikir dan cara kerja yang sejalan dengan Jokowi.


"Anies pernah diberikan kesempatan untuk menjadi menteri dalam jangka tertentu namun dipecat," ujarnya.


Selain itu, peristiwa politik di pilkada DKI pada tempo lalu juga menjadi pertimbangan Jokowi tak merestui Anies. Ditambah lagi dengan deklarasi NasDem untuk Anies yang bikin kondisi politik kian memanas.

Namun disamping itu, dirinya mengatakan telah ada empat nama tokoh yang direstui oleh Presiden Jokowi.


Nama-nama yang bikin nyaman untuk meneruskan kepemimpinan Jokowi ini adalah Ganjar Pranowo (Kader PDIP), kedua ditafsirkan Prabowo Subianto (Menteri Pertahanan).


Selanjutnya Airlangga Hartarto (Menteri Koordinator Bidang Perekonomian) dan Erick Thohir (Menteri BUMN).


"4 nama punya chemistry yang sama dengan Jokowi," katanya dikutip dalam tayangan Kanal Youtube tvOneNews pada Senin, (7/11/2022).

Dari sejumlah nama, hanya dua sosok yang punya peluang besar tak lain adalah Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto. Berdasarkan hasil survei, mereka sama-sama punya peluang besar untuk memenangkan pilpres mendatang.


Lebih lanjut, sayangnya, Jokowi bakal lebih berat menyatakan dukungan kepada Ganjar dibanding Prabowo. Sebab, Mantan Walikota Solo tersebut juga merupakan kader PDIP.

Meski Jokowi Presiden, ada otoritas lain yang jauh lebih berhak menyatakan dukungannya ke Gubernur Jawa Tengan ini yaitu Megawati sebagai ketua Umum PDIP. (dw/*)