Polres Lumajang dan Kemala Bhayangkari Salurkan Bansos ke Korban Bencana di Cianjur -->

Breaking news

Live

Baca Kami di Helo

Polres Lumajang dan Kemala Bhayangkari Salurkan Bansos ke Korban Bencana di Cianjur

KAPERWIL MEDIA INVESTIGASI JATIM
Thursday, 24 November 2022

(dok. istimewa 24/11).

Lumajang - Bhayangkari Cabang Lumajang dan Yayasan Kemala Bhayangkari, Kamis (24/11/2022) pagi, berangkatkan bantuan sosial (bansos) sembako kepada korban bencana di Cianjur, Jawa Barat. Pemberangkatan sembako dilaksanakan di depan Lobby Mapolres Lumajang.


Pemberangkatan sembako ke Cianjur, diberangkatkan secara langsung oleh Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu beserta  Ketua Bhayangkari Lumajang Ny.Indah Dewa Putu. Tentunya ini sebagai rasa kemanusiaan kita untuk berbagi dalam kegiatan bakti sosial yang memang harus kita berikan kesana.


"Semoga ini bisa menjadi hal yang bisa meringankan penderitaan mereka dengan memberikan kebutuhan pokok makanan minuman sehari hari dan ada obat obatan bahkan kebutuhan anak kecil pun disiapkan," Kata Ny. Indah Dewa Putu.



Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu juga menambahkan, untuk bantuan personil maupun medis ke lokasi. Pihaknya akan terus dikomunikasikan kesana.


"Tentunya dari kepolisian terdekat Jabar dan Jakarta sudah pasti membantu," tambahnya


Sedangkan untuk antisipasi bencana di Lumajang Jawa Timur, kita sudah latian dan kesiapan penanggulangan bencana, karena bencana bisa terjadi dimana saja. 


Perlu diketahui, Gempa magnitudo M5,6 mengguncang kota Cianjur pada Senin, 21 November 2022 pukul 13.21 WIB. Dengan episenter pada koordinat 6,86° LS ; 107,01° BT atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat.


Setidaknya 10 kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Cianjur, Kecamatan Karang Tengah, Kecamatan Warungkondang.Kemudian Kecamatan Cilaku, Kecamatan Gekbrong, Kecamatan Cugenang, Kecamatan Cibeber, Kecamatan Sukaluyu, Kecamatan Sukaresmi, dan Kecamatan Pacet.


Sebanyak 2.834 rumah warga dilaporkan rusak. Lalu 5 fasilitas kesehatan, 5 tempat ibadah, 13 fasilitas pendidikan rusak, hingga 2 jembatan terdampak.(fz)