DESKRIPSI GAMBAR

Breaking News

Tambang Pasir Diduga Liar Kembali Beroperasi di Bone Utara

Tambang Pasir Diduga Liar Kembali Beroperasi di Bone Utara

Bone (MI)- Maraknya tambang yang diduga tidak mengantongi izin di kabupaten bone, perlu mendapat perhatian yang lebih serius dari pihak pemerintah karena akan berdampak buruk terhadap lingkungan (18/01).

Beroperasinya kembali penambang liar pasir di sekitar Sungai Waelanae tentunya akan menimbulkan Hal hal yang tidak di inginkan.

Tambang Pasir Diduga Liar Kembali Beroperasi di Bone Utara.

Seperti yang diungkapkan beberapa warga yang ada di wilayah bone utara salah satu warga di kecamatan cenrana kabupaten Bone,  mengaku selama ada tambang di wilayah tersebut jalanan cepat rusak bahkan yang paling di kwatirkan adalah jembatan yang ada di desa watu.

Hasil pantauan wartawan hampir disemua wilayah di kabupaten Bone terdapat usaha tambang galian pasir Seperti di bagian Bone utara, beberapa desa di kecamatan Cenrana, kecamatan tellusiattinge kecamatan Dua Boccoe dan di beberapa kecamatan lainnya.

Salah satu penambang yang ada di tellusiattinge tepatnya di desa Lea mengatakan ada 7 penambang mulai desa watu sampai pakkasalo tetap beroperasi meskipun belum mengantongi Izin dari pemerintah propinsi.

Sementara itu menanggapi hal ini Amin kadir sekcam cenrana saat ditemui  diruang kerjanya kantor camat mengatakan "tidak tau menahu masalah tambang mungkin camat yang mengetahui semua" katanya.

Suatu hal yang aneh di mana pemerintah yang seharusnya menegakkan aturan demi ketenteraman masyarakat malah seakan tidak menghiraukan kalau para penambang semakin nekad tentu hal ini menimbulkan banyak tanda tanya ada apa di balik semua ini, padahal sudah jelas, melakukan aktivitas tambang tanpa izin resmi itu suatu pelanggaran.

BACA JUGA : Siagakan Provost dan Timsus Untuk Berantas Calo dan Pungli, Di Samsat Ciledug

harapan warga semoga pihak pemerintah lebih serius menangani
masalah tambang pasir yang ada di bone utara tersebut.
(MI/abd)
Post a Comment