DESKRIPSI GAMBAR

Breaking News

Lamtim; Mengarak Bendera Merah Putih Terbanyak Menggunakan Truk Mendapat Rekor MURI

Lamtim; Mengarak Bendera Merah Putih Terbanyak Menggunakan Truk Mendapat Rekor MURI

Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Ridho Al-Amin dan Lutfi Syahpradana sebagai Perwakilan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). 

SUKADANA (MI)- Sebuah prestasi kembali hadir di tengah-tengah Kabupaten Lampung Timur. Kali ini prestasi tersebut datang dari Museum Rekor-Dunia Indonesia atau MURI. Adapun rekor yang berhasil dicatat ialah “Mengarak Bendera Merah Putih Terbanyak Menggunakan Truk”  oleh Paguyuban Pengemudi Mengandung Sari (PPMS) dalam rangka merayakan HUT RI ke 73 tahun 2018.

Rombongan yang secara resmi di lepas langsung oleh Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim di Halaman Kantor Bupati Lampung Timur tersebut kembali bergerak menuju Lapangan Desa Mengandung Sari, Kecamatan Sekampung Udik, melalui jalan lintas timur kearah jalan raya Kecamatan Margatiga yang berjarak 32 Km dengan menggunakan 31 armada truk bermuatan 1001 bendera merah putih.

Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Ridho Al-Amin dan Lutfi Syahpradana sebagai Perwakilan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Ridho Al-Amin menjelaskan setelah dilakukan verifikasi jumlah bendera yang ada sebanyak 1.001 bendera sehingga kegiatan ini resmi dicatat sebagai rekor baru di Museum Rekor-Dunia Indonesia kategori bendera.

Lebih lanjut Ridho menjelaskan bahwa tidak hanya memecahkan rekor Indonesia, Pengarakan 1001 bendera merah putih diatas truk tersebut juga memecahkan rekor dunia, "Tidak hanya memecahkan rekor Indonesia tetapi rekor dunia," ungkapnya.

Baca juga : Tenaga kerja asing asal negara RRC, di duga tidak memiliki Visa kerja

Untuk diketahui Museum Rekor-Dunia Indonesia atau MURI (dahulu Museum Rekor Indonesia) adalah sebuah museum yang didirikan tanggal 27 Januari 1990 dan terletak di Semarang, Jawa Tengah. Selain sebagai museum, Museum Rekor-Dunia Indonesia juga bertugas menghimpun data dan menganugerahkan penghargaan terhadap prestasi superlatif karsa dan karya bangsa Indonesia. (Indra)
Post a Comment