Loading...

BREAKING NEWS

  DESKRIPSI GAMBAR  
Katakan sprema di kolam renang, BlogDokter: Tidak paham masalah kesehatan lebih baik diam

Katakan sprema di kolam renang, BlogDokter: Tidak paham masalah kesehatan lebih baik diam


Jakarta (MI)- Pernyataan salah satu anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia alias KPAI di salah satu media tentang sperma yang dapat menghamili wanita yang berada di kolam renang walau tanpa berhubungan seks benar-benar telah menjadi kontroversi panas di jagat Twitter.

Bagaimana tidak, pernyataan anggota KPAI bernama Sitti Hikmawatty membuat kesal pengguna media sosial karena dibicarakan tanpa dilengkapi dengan kajian ilmiah dari pihak yang berwenang.

Salah satu pihak yang berang atas pernyataan kontroversi sperma ala KPAI itu ialah akun BlogDokter.

"Sekali lagi saya ingatkan, kalau memang tidak paham masalah kesehatan lebih baik diam. Daripada komentar kalian menimbulkan keresahan dan kepanikan. KPAI Ingatkan Wanita Berenang di Kolam Bareng Laki-laki Bisa Hamil, Begini Penjelasannya," tulis BlogDokter seperti dikutip VIVA.co.id di halaman Twitter resminya, Sabtu 22 Februari 2020.

Menurut akun yang selama ini sudah terpercaya dalam membahas problematika dunia kesehtan itu, KPAI tak berhak mengeluarkan pernyataan seperti itu apalagi sebagai lembaga resmi.

Sebab, dunia kesehatan sudah melakukan riset dan hasilnya dinyatakan sperma tidak bisa bertahan hidup di dalam air. Apalagi air di kolam renang. Karena itulah kontroversi sperma ala KPAI tidak masuk akal, dilansir viva (23/2/2020).

"Sangat disayangkan komentar atau pernyataan ini berasal dari anggota KPAI, lembaga resmi negara. Saya tegaskan di sini, berenang bersama lawan jenis tidak akan menyebabkan kehamilan. Tidak semua laki laki yang berenang mengalami ejakulasi dan sel sperma gak bisa hidup di air kolam yang berklorin, apalagi  berenang masuk ke vagina," tulis akun yang ditukangi Dokter I Made Cock Wirawan itu.