LSM dan Media Soroti Bangunan Desa Teluk Jambu, Inspektorat Bakal Diminta Turun Audit Ketat -->

Breaking news

News
Loading...

LSM dan Media Soroti Bangunan Desa Teluk Jambu, Inspektorat Bakal Diminta Turun Audit Ketat

Tuesday, 7 December 2021


Menurut celotehan warga, penggunaan anggaran pembangunan ini terkesan kurang transparan, dok. istimewa (7/12).


Muaro Jambi -  Desa Teluk Jambu, dikecamatan Taman Rajo, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, pada tahun anggaran 2021, menurut celotehan warga, telah membangun Jalan Beton dan empat titik sumur di empat RT.


Menurut celotehan warga, penggunaan anggaran pembangunan ini terkesan kurang transparan.


Menindak lanjuti dari celotehan warga ini, media ini mendatangi Kantor Desa Teluk Jambu, guna mencari informasi, guna meluruskan celotehan warga yang simpang Siur di tengah masyarakat.


Saat dikonfirmasi, Kades Ubaidillah tidak ditemui ditempat, via WA Kades nyatakan dinas luar.


Kasi kesra yang dimintai informasi terkait hal ini melontarkan kata - kata yang kurang pantas, kepada media kasi ini dengan ketus mengatakan, untuk apa anda pertanyakan hal ini, dan tidak secuilpun informasi yang diberikan kasi ini, menurut kasi lagi, semua pertanyaan hanya kades saja yang bisa menjawabnya, kilah kasi ini.


Kasi ini juga hanya bisa menjawab tidak tau atau lupa, saat media ini meminta kasi untuk melihat data dulu di ruangan agar bisa memberikan jawaban, saat itulah kasi ini memberikan jawaban ketus dan tidak pantas.


Ketua DPD Lembaga Gerakan Rakyat Anti Korupsi Indonesia untuk Provinsi Jambi, sangat menyayangkan sikap kurang pantas kasi ini.


Menurut Firmansyah Ketua DPD Gerak ini, berkemungkinan ada yang ditutup tutupi kasi ini, terkait pembangunan desanya, sehingga ada dugaan tersembunyi yang perlu dicari tau di desa ini, ungkap Firman.


Firman juga katakan, dalam waktu dekat, lembaganya juga ada niat menurunkan tim, guna penelusuran di desa ini, katanya.


Hal senada juga diutarakan Tamsyahyuni, dari Badan Peneliti Aset Negara untuk Provinsi Jambi.


Menurut Tam, celotehan warga perlu ditelusuri, disamping mengurangi souzon ditengah masyarakat, juga mencari kebenaran dan pembuktian dilapangan.


Sehingga kejanggalan dan kurang ketransparanan perangkat desa ini, terutama Kasi Kesra desa ini, bisa menjadi titik awal pembongkaran sesuatu yang terkesan ditutupi, ujarnya.


Begitu juga yang dilontarkan Aspandi, ketua DPD Lsm Garuda Nasional untuk Provinsi Jambi.


Senada dengan dua lembaga sebelumya, Lembaga ini juga berniat, dalam waktu dekat akan akan menurunkan tim guna penelusuran di desa ini, agar celotehan warga bisa terjawab.


Bahkan ketiga lembaga ini juga sama - sama melontarkan kata yang sama ' kita inginkan pihak Tim auditor dari Inspektorat atau BPKP nantinya bisa lebih ketat lagi saat bertugas mengaudit desa ini' ungkap mereka.


Memang sikap Kasi Kesra, terkesan mengangkangi Undang Undang tentang keterbukaan informasi publik, sehingga memancing turunya tim dari berbagai media dan lembaga ke desan nya.


Kades Ubaidillah belum memberikan tanggapanya terkait hal ini.


Dikonfirmasi via WhatsApp, belum memberikan jawabanya?


Dengan bungkamnya seluruh Perangkat Desa Teluk Jambu ini, juga membuat geram Andi Feri, Ketua DPD Lsm Gempita Provinsi Jambi.


Menurut Andi Feri, lembaganya juga menyatakan niat untuk ikut menurunkan tim ke desa ini dalam waktu dekat, sehingga bungkam yang dilakukan para petinggi desa ini bisa dibayar mahal nantinya jika para tim yang turun bisa mengungkap kejanggalan, dugaan kebobrokan dan hal yang  tersembunyi selama ini, sehingga celotehan warga bisa terjawab, tegas Andi Feri. (AF).