Hari Anak Nasional, Yayasan Allianz Peduli ajak anak-anak belajar mengenai keuangan, sambil bermain -->

Breaking news

News
Loading...

Hari Anak Nasional, Yayasan Allianz Peduli ajak anak-anak belajar mengenai keuangan, sambil bermain

Sunday, 24 July 2022

dok. istimewa/ Inisiatif belajar dan bermain bersama anak-anak ini bertujuan untuk membantu mereka mencapai kemandirian dan kemampuan mengelola keuangan dengan baik, (24/7).


Jakarta - Bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional, Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli mengajak anak-anak untuk belajar khususnya mengenai keuangan, sambil bermain.


Kegiatan ini diadakan di tiga Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang tersebar di beberapa wilayah Jakarta, yaitu RPTRA Pola Idaman, Pondok Labu, RPTRA Taman Gajah, Cipete, dan RPTRA Puri Kembangan. Karyawan-karyawan Allianz Indonesia juga berpartisipasi pada kegiatan ini sebagai volunteer, dengan menjadi fasilitator, yang mendampingi dan ikut bermain bersama anak-anak.


“Pasca terjadinya pandemi, banyak perubahan yang terjadi pada kehidupan anak-anak, termasuk cara belajar dan bersosialisasi. Ini adalah bentuk kepedulian Allianz Indonesia terhadap pemenuhan hak anak-anak, khususnya dalam mendapatkan edukasi dan sarana untuk bermain. Kegiatan ini juga merupakan komitmen kami menjalankan program CSR sesuai empat pilar, yaitu pendidikan, pemberdayaan ekonomi, kesehatan serta lingkungan dan bencana alam, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” kata Ni Made Daryanti, Ketua Yayasan Allianz Peduli di Jakarta, Sabtu (23/2022).


Melalui program ini, Allianz Indonesia memberikan edukasi dasar mengenai keuangan kepada anak-anak rentang usia 7-13 tahun. Anak-anak akan diberikan pemahaman mengenai bagaimana cara membedakan kebutuhan dan keinginan, serta kaitannya dengan keputusan menggunakan uang yang dimiliki.


Dengan bentuk simulasi berbelanja makanan yang mudah ditemui sehari-hari, anak-anak akan belajar memahami dan menentukan pengelolaan keuangan secara bijak dan cara mengendalikan pengeluaran. Pemberian edukasi dengan cara yang sederhana akan memudahkan anak-anak dalam memahami, dan pemahaman ini akan selalu diterapkan pada kehidupan mereka di masa yang akan datang.


Selain itu, anak-anak juga akan diajak untuk bermain bersama dalam beberapa permainan tradisional seperti Kursi Menari, Ular Naga dan Galasin. Melalui permainan, anak-anak dapat menyalurkan kreativitas dan imajinasinya dengan cara yang menyenangkan. Anak-anak juga dapat melatih fisik, bergaul dengan teman sebaya, memainkan berbagai peran, mengembangkan bakat, menumbuhkan sifat dan sikap yang positif, serta mengekspresikan perasaan.

“Inisiatif belajar dan bermain bersama anak-anak ini bertujuan untuk membantu mereka mencapai kemandirian dan kemampuan mengelola keuangan dengan baik, sehingga mereka dapat menentukan tujuan keuangan ingin dicapai dengan cara yang tepat. Di saat yang bersamaan, kami juga ingin anak-anak dapat meluangkan waktu dengan cara yang menyenangkan dengan bermain. Permainan tradisional, adalah hal yang harus terus dilestarikan, terutama di tengah terpaan kemajuan teknologi. Dengan mengenal budaya bangsa, harapannya anak-anak akan terus melestarikan permainan tradisional sampai ke generasi selanjutnya,” kata Ni Made Daryanti. (dw/*)