Nelayan Bulukumba Dapat Bantuan Jaket & Ilmu

Breaking news

Live
Loading...

Nelayan Bulukumba Dapat Bantuan Jaket & Ilmu

Friday 25 December 2015

Nelayan Bulukumba Dapat Bantuan Jaket & Ilmu

Bulukumba, Media Investigasi
Sebanyak 120 nelayan dan pemilik perahu penangkap ikan warga Kel. Ela-ela dan  Terang-terang  Kabupaten Bulukumba Merasa gembira  dan senang memperoleh bantuan alat pelampung dan ilmu pengetahuan tentang keselamatan kerja melaut sebagai nelayan.
Penyerahan bantuan berupa  alat pelampung berwarna merah oreng itu langsung diserahkan oleh Kabid Perhubungan Laut Prov. Sulsel, Ir. H. Edy Sudiyanto yang di dampingi Kabid Laut Dis. Kominfo Bulukumba, Dr. A. Ridwan Hamsah, SH, MSi  dan Lurah Ela-Ela,  Jalaluddin, SE di halaman kantor lurah setempat, Jumat (18/12).
Acara Sosialisasi  tentang keselamatan dilaut dan motivasi nelayan untuk mengenal alat penyelamatan musibah di laut, digambarkan  dengan baik  dan lancar oleh Kabid Laut Provinsi  Sulsel itu, mendapat perhatian  penuh oleh warga nelayan dan pemilik perahu di dua kelurahan.  
Menurut  Kabid Sudiyanto, musibah atau kecelakaan dilaut  Tidak pernah diketahui pasti datangnya. Namun katanya  keselamatan pelayaran adalah tugas kita untuk melakukan antisipasi. Untuk  itu pengenalan alat penyelamat seperti pelampung (Plate Jacket) dan alat detektor  tanda marah bahaya perlu diketahui  penggunaanya," beber sang  Kabid mantap.
Ditambahkan  Kabid, penggunaan alat Like Detektor dan Smorph Detektor, adalah alat yang dipakai untuk  memberi sinyal dari laut bahwa ada kecelakaan  di laut. Fungsinya memberitahu dan dipakai untuk  menentukan dimana medan kecelakaan laut  terjadi, " bebernya.  Karena itu, nelayan  melaut harus mencari selamat, siapkan pelampung dan miliki alat-alat penyelamatan lainnya, " tambahnya.
Selain sosialisasi tentang keselamatan di laut, warga nelayan diarahkan untuk  menjaga dan mengetahui tentang masalah keselamatan  perairan laut, " Bila   ditemukan ada tumpahan minyak dilaut, nelayan perlu me laporkan ke Syahbandar atau instansi terkait," ujar Kabid menyarankan.
Begitupun tentang perlunya menjaga lingkungan  biota laut, Kabid  Sudiyanto  menghimbau agar tidak ada  nelayan menangkap ikan, namun menggunakan alat bom ikan. "Itu merusak terumbu karang. Ikan akan pindah tempat dan nelayan pasti makin jauh  melaut, bila itu terjadi, nelayan pun pakai bensin atau solar lebih banyak," jelas  Sidiyanto.
Tentang nelayan pemilik perahu, Kabid Laut Kominfo, Ridwan Hamsah  mengakui menyiapkan suratnya berupa sertifikasi pelayaran dan penggunaan surat pas jalan lainnya. "Pemerintah akan siap melayani para penggunanya," ujar Ridwan . Sosialisasi  bidang laut -  kemaritiman  itu, berjalan lancar dan damai. antusiasme nelayan terlihat bersemangat, apalagi dibagikan alat pelampung yang diperagakan tata cara pemakaiannya. (N Rauf)