Diduga depresi mahasiswi cantik di Aceh akhiri hidupnya dengan gantung diri

Breaking news

Live
Loading...

Diduga depresi mahasiswi cantik di Aceh akhiri hidupnya dengan gantung diri

Monday 23 December 2019


Depresi, Mahasiswi Aceh Nekat Gantung Diri Dengan Jilbabnya di Kos. Wasiatnya, Uangnya Diamanahkan ke Anak Yatim.

Aceh, (MI) - Entah apa yang ada di benak Eliyana Sari (21), mahasiswi cantik di salah satu perguruan tinggi swasta di Banda Aceh, hingga nekat mengakhiri hidupnya sendiri. Gadis kelahiran Ruak, Kecamatan Kluet Utara, Aceh Selatan, 11 November 1998 tersebut ditemukan meninggal sekitar 15.30 WIB Minggu (22/12/2019). Jasad korban ditemukan sudah kaku menggantung dengan leher terjerat jilbabnya sendiri di pintu kamar mandi kontrakannya di Gampong Laksana, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.  

Selembar kertas yang ditulis tangan oleh korban diduga sebelum mengakhiri hidupnya dengan seutas jilbab warna cokelat tersebut, intinya berisi permintaan maaf kepada orang tuanya karena sudah tidak kuat dengan beban yang dipikulnya, korban juga minta didoakan agar tenang dan diterima amal ibadahnya serta mengamanahkan kepada orang tuanya untuk agar uangnya digunakan kenduri (perjamuan makan) untuk anak yatim, korban juga meninggalkan kartu ATM beserta nomor PIN-nya.” kata Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH, melalui Kapolsek Kuta Alam, Iptu Miftahuda Dhiza Fezuono SIK.

Sebelumnya pemilik kos sempat mengetuk pintu sambil memanggil korban berkali-kali dari pagi sampai sore tetapi tidak ada jawaban, karena curiga pemilik kos meminta bantuan warga untuk masuk ke rumah kos tersebut. Setelah pintu didobrak, Eliyana sudah dalam kondisi gantung diri di pintu kamar mandi tepatnya di rumah kos milik Hj Rubaiah, di Jalan Muskana Gampong Laksana. Saat ditemukan korban mengenakan baju merah maroon, celana legging hitam, dengan pita rambut merah. Hasil visum dari rumah sakit disimpulkan tidak ada tanda-tanda kekerasan dari tubuh korban, dan ada ciri gantung diri seperti lidah tergigit, tangan mengepal, dan terdapat air seni dan kotoran BAB di celananya.

Korban Eliyana tinggal di kos itu sendiri di satu kamar. Sementara di rumah tersebut terdapat tiga kamar. Menurut temannya, Eliyana sebenarnya dikenal sebagai pribadi yang ceria dan suka mengunggah kegiatan kesehariannya di akun sosial media miliknya. Untuk masalah pribadi memang jarang cerita, tetapi akhir-akhir ini korban sering merasa stres dengan studi dan pekerjaanya. Korban selain menjadi mahasiswi juga bekerja di salah satu toko buku untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Keluarga korban bunuh diri juga menolak otopsi jasad mahasiswi itu. Saat ini jenazah sudah diambil pihak keluarga untuk dibawa pulang ke rumah duka di Kluet Utara, Aceh Selatan. “Tadi sekitar pukul 21.30 WIB, keluarga korban datang ke rumah sakit dan meminta pihak rumah sakit untuk tidak melakukan otopsi terhadap jasad Eliyana. Keluarga berdalih sudah menerima kematian korban dan ingin langsung membawa pulang jenazah ke Aceh Selatan untuk disholatkan dan dimandikan.