Kapolda Sumsel Pimpin Gelar Operasional Triwulan III T.A. 2020

Breaking news

Live
Loading...

Kapolda Sumsel Pimpin Gelar Operasional Triwulan III T.A. 2020

Thursday 8 October 2020


Kapolda menyampaikan ucapan terima kasih atas upaya dan kinerja yang telah dilakukan oleh seluruh personel polda sumsel yang telah bekerja dengan semaksimal mungkin.


Sulsel - Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S., MM Mengikuti Kegiatan Gelar Operasional Triwulan III T.A. 2020 Polda Sumatera Selatan di Ruang Rekonfu Lantai II Gedung Promoter Mapolda Sumsel, Rabu (07/10).


Dalam kegiatan ini dibahas tentang 4 jenis Kejahatan Triwulan II dan Triwulan III tahun 2020 yaitu kejahatan konvensional yang turun sebanyak 5,16%, kejahatan transnasional naik sebanyak 7,54%, lalu kejahatan kekayaan negara naik sebanyak 15,38% dan kejahatan berimplikasi kontijensi nihil. Pada Triwulan III resiko penduduk terkena tindak pidana sebanyak 33 orang per 100.000 penduduk, sedangkan selang waktu setiap 46 menit terjadi 1 tindak pidana.


Kemudian pada Triwulan III terjadi peningkatan jumlah pelaku kejahatan per-umur dibanding Triwulan II dari umur kurang dari 18th = 103 menjadi 122, umur 18-35th = 820 menjadi 932, umur lebih dari 35th = 423 menjadi 436. Lalu jumlah kasus Laka pada triwulan II dibanding triwulan III terjadi kenaikan 96 kasus atau 8,57% sedangkan korban meninggal dunia mengalami kenaikan sebanyak 6 orang atau 5,31% serta korban luka berat mengalami kenaikan sebanyak 6 orang atau 7,06%.


Untuk Karhutla di wilayah Polda Sumsel perkembangan jumlah hotspot antara triwulan III tahun 2019 dengan triwulan III tahun 2020 mengalami penurunan yang cukup signifikan yaitu sebesar 6973 titik hotspot. Perbandingan jumlah kegiatan mitigasi dengan jumlah titik hotspot menghasilkan kurva berbanding terbalik. Kegiatan mitigasi yang dilaksanakan oleh jajaran polres membawa dampak terhadap jumlah hotspot.


Pelaksanaan Operasi Mantap Praja tahun 2020 di 7 Kabupaten di Sumsel secara umum kegiatan pertahapan dapat terlaksana dengan aman dan terkendali, belum ditemukannya pelanggaran tindak pidana pemilu. Kegiatan operasi yustisi yang dilaksanakan secara serentak oleh Polda Sumsel dan Polres Jajaran selama 22 hari berdampak terhadap perubahan zona yang ada di wilayah kabupaten (tidak terdapat zona merah di provinsi sumsel).


Kapolda menyampaikan ucapan terima kasih atas upaya dan kinerja yang telah dilakukan oleh seluruh personel polda sumsel yang telah bekerja dengan semaksimal mungkin diharapkan kedepan terus tingkatkan semangat dan kinerjanya agar lebih baik lagi kedepan. Apabila dalam pelaksanaan tugas ditemukan kendala atau hambatan segera untuk dikoordinasikan dengan pimpinan agar dapat segera dicari solusi atau penyelesaian permasalahan tersebut. Karena tugas kepolisian kedepan semakin berat untuk itu jaga kondisi tubuh agar selalu sehat, tingkatkan imun tubuh dengan rajin berolahraga agar tidak terpapar pandemi covid-19, ujar Kapolda.