
Lombok Tengah - Pemerintah Desa Ranggegate Kecamatan praya barat daya mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. Tercatat, ada 170 KK Penerima BLT Dana Desa Dari Desa Ranggdgate untuk yang terakhir.
Acara di Mulai Pukul 09.00 dan di rangkaikan dengan pembagaian BST ( bantuan sosial tunai ) dari kementrian sosial RI untuk yang terakhir.
Hadir dalam pembagian bst tersebut pihak kantor pos praya barat daya yang berjumlah 220 kk untuk penerima BST aku kades Rangge gate ( Haikal ) yang di temui awak media ini tanggal 28 /11/2020.
Selanjutnya pada jam 14.00 wit di lanjutkan dengan pembagian BLT dana desa tahap ke 4.
Pembagian BLT Dana Desa ini Juga mengedepankan protocol kesehatan dengan phisikal distancing Sebelum memasuki area Balai Desa Ranggegate Penerima BLT di Wajibkan Cuci tangan Dahulu kemudian Cek Suhu tubuh Baru Masuk ke Area balai Desa ranggegate melakukan verifikasi Berkas selanjutnya Baru Bisa Mencairkan BLT. Setelah Itu Pulang masyarakat penerima KPM BLT Desa Wajib Cuci Tangan Terlebih Dahulu.
Dalam pelaksanaan pencairan tersersebut kegiatan pembagian BLT desa semua dilaksanakan dengan baik dan tertib serta mengedepankan protocol kesehatan dengan phisikal distancing serta masyarakat tetap menggunakan masker, dan tidak terjadi kerumunan” terang Kepala desa ranggegate (Haekal ).
Dimasa tanggap darurat covid-19 kedisiplinan menjadi hal yang penting sebgai upaya nyata mencegah meluasnya paparan virus cocid-19.ungkapnya.
Masyarakat juga dihimbau untuk selalu melakukan himbauan yang ada dengan sering mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan meninkatkan derajat kesehatan dengan asupan gisi yang seimbang, selain itu juga melaksanakan sosial dintancing dan pisikan distancing . dengan melakukan kedisiplinan tentu saja semua akan dapat memercepat menuntaskan dan memutus mata rantai penyebaran covid-19.
Kades Rangge gate juga mengaku telah mencairkan BLT danaDesa pada 170 keluarga mendapatkan bantuan Rp 3 00 ribu per bulan dan di rangkaikan dengan pembagian BST tahap terakhir.
Perlu di Ketahui Bahwa Proses pendataan penerima manfaat dilakukan berjenjang mulai dari RT, RW, dukuh, tokoh masyarat dan di Rapatkan di Padukuhan Masing – Masing Baru kemudian dimusdeskan di tingkat desa. Tandasnya.