Lakalantas di Tol Pasuruan Probolinggo, Prajurit TNI turun tangan

Breaking news

Live
Loading...

Lakalantas di Tol Pasuruan Probolinggo, Prajurit TNI turun tangan

Friday 25 March 2022

Rombongan Pussenarhanud Kodiklatad yang berada di sekitar lokasi kejadian. Prajurit TNI Pussenarhanud Bantu Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Tol Pasuruan Probolinggo, (25/4).

 

Jakarta - Sebuah kecelakaan naas terjadi di ruas tol KM 826 Pasuruan - Probolinggo pada hari Rabu, 23 Maret 2022 sekitar pukul 09.22 WIB. Dalam kejadian tersebut sebuah pick up yang mengangkut bahan pangan berupa telur ayam mengalami pecah ban sehingga menyebabkan mobil oleng dan menabrak pembatas mobil di jalan tol. 


Rombongan Pussenarhanud Kodiklatad yang berada di sekitar lokasi kejadian merasa terpanggil untuk memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan lalu lintas. 


Prajurit TNI dari Pussenarhanud Kodiklatad sedang melaksanakan tahap persiapan pergeseran pasukan dari Mapussenarhanud di Cimahi menuju daerah Lapangan Tembak AWR Pandanwangi, Lumajang, guna menyelenggarakan Latihan Menembak Senjata Berat Terintegrasi Pussenarhanud Kodiklatad TA 2022 pada tanggal 24 - 29 Maret 2022. 


Dalam kegiatan tersebut pimpinan Kolonel Arh Tri Sugianto selaku Wakil Komandan Latihan segera memerintahkan anggotanya untuk mengamankan jalur lalu lintas dan memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan. Supir mengalami luka ringan di pelipis kanan dan diberikan pengobatan oleh Tim Kesehatan Pussenarhanud. 


Tindakan yang dilakukan oleh prajurit baret coklat Arhanud ini sesuai dengan yang selalu dipesankan oleh Komandan Pussenarhanud Kodiklatad Mayjen TNI Karev Marpaung bahwa Prajurit Arhanud harus selalu berbuat dan bertindak untuk kepentingan orang banyak, baik untuk kesatuan dan masyarakat umum. Hal ini merupakan implementasi nyata dalam melaksanakan 8 Wajib TNI yaitu membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya. 


Setelah melakukan pertolongan pertama rombangan Pussenarhanud melanjutkan perjalanan kembali menuju ke Daerah Latihan Lumajang. Selanjutnya korban ditangani oleh petugas dari jasa marga setempat yang berwenang. (dw/*)