APBD Solo terbatas, Gibran terima dana hibah sebesar Rp 233 miliar dari UEA -->

Breaking news

Live
Loading...

APBD Solo terbatas, Gibran terima dana hibah sebesar Rp 233 miliar dari UEA

dok. istimewa (1/1/2023) Dana hibah dari Pemerintah UEA itu nantinya bisa digunakan untuk mengatasi sejumlah persoalan di Kota Solo.


Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, mendapat dana hibah sebesar 15 juta dollar AS atau sekitar Rp 233 miliar dari Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA).


Dana hibah itu diberikan usai Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka datang ke negara tersebut untuk memenuhi undangan Presiden UEA, Mohamed bin Zayed (MBZ), sejak 25 Desember 2022 hingga 31 Desember 2022. 


"Timbal balik tidak ada. Namanya hibah gak berharap apa-apa," ungkap Gibran, dikutip dari TribunSolo.com, Jumat (30/12). Alasan Gibran terima dana hibah dari Pemerintah UEA Sebelumnya, Gibran mengatakan, pihaknya menerima dana hibah itu karena Kota Solo tak bisa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).


"APBD (Kota Solo) terbatas, kita sudah ada prioritasnya, kita juga sudah dibantu CSR dari swasta, dibantu kementerian, tapi permasalahan tidak pernah habis," kata Gibran kepada TribunSolo.com, dikutip Kompas.com pada Jumat (30/12/2022).


"Namanya masalah akan selalu ada. Namanya anggaran pasti selalu tidak mencukupi. Ada masalah-masalah baru," imbuhnya.


Manfaat dana hibah yang diterima Pemkot Solo Gibran menjelaskan, dana hibah dari Pemerintah UEA itu nantinya bisa digunakan untuk mengatasi sejumlah persoalan di Kota Solo, termasuk memperbaiki rumah tidak layak huni (RTLH).


Dengan begitu, dia menambahkan, kawasan kumuh di Kota Solo diharapkan bisa berkurang dibandingkan sebelumnya. "Kumuhnya benar-benar nol," ujar Gibran.


Dana itu pun akan dimanfaatkan untuk memperbaiki dan mengoptimalkan infrastruktur yang ada di Solo. Baca juga: Malam Tahun Baru, 14 Titik Hiburan di Car Free Night Solo Disiapkan untuk Masyarakat.


Gibran mengungkapkan, dia berencana mengaspal jalan-jalan perkampungan dengan menggunakan dana tersebut. "Coba bayangkan, di Solo, (masih ada) jalan kampung belum teraspal," ucap Gibran.


Dana hibah itu, menurut Gibran, juga bisa dipakai untuk membiayai pembangunan infrastruktur yang saat ini progresnya lambat, salah satunya adalah pembangunan GOR Indoor Manahan.


Adapun beberapa program Pemkot Solo yang akan mendapat bantuan dari dana hibah itu antara lain:
1. Bantuan sosial
2. Pembangunan Pasar Tunggulsari dan pasar daruratnya
3. Peningkatan kualitas jalan lingkungan
4. Memperbaiki rumah tidak layah huni (RTLH)
5. Penataan Baluwarti
6. Pembangunan Gor Indoor Manahan
7. Mengatasi risiko stunting
8. Bantuan Fasilitas IT Pendidikan
9. Penataan Ngemplak-Tirtonadi

(dw/*)