Selain bunuh pacarnya, Argiyan perkosa Dua wanita yang dikenal via medsos -->

Breaking news

Live
Loading...

Selain bunuh pacarnya, Argiyan perkosa Dua wanita yang dikenal via medsos

Sunday 21 January 2024


Dok. Ist (21/1) Argiyan, juga dilaporkan atas dugaan pemerkosaan oleh dua orang wanita. Korban pertama ada lah seorang remaja berusia 18 tahun.


Depok - Argiyan Arbirama (20) ditangkap karena diduga diduga membunuh pacarnya K (20). Argiyan ternyata juga dilaporkan atas dugaan pemerkosaan terhadap dua orang, yakni remaja berusia 18 tahun dan mahasiswi berusia 22 tahun. Total korban kejahatan Argiyan berjumlah tiga orang.


"Sampai dengan saat ini, ada tiga orang yang telah menjadi korban atas dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh tersangka A (Argiyan)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi saat dimintai konfirmasi, Minggu (21/1/2024).


Argiyan awalnya ditangkap di Pekalongan, Jawa Tengah, pada Jumat (19/1). Dia ditangkap terkait dugaan pembunuhan terhadap pacarnya, K, yang dilakukan di Depok.


K diduga dibunuh oleh Argiyan di rumah kontrakannya di Jalan Belacus, Sukamajaya. Korban, yang merupakan mahasiswi, ditemukan dalam kondisi tangan terikat di atas tempat tidur. Argiyan ditangkap setelah mengirim pesan pengakuan kepada ibunya.


Selain kasus pembunuhan, Argiyan ternyata juga dilaporkan atas dugaan pemerkosaan oleh dua orang wanita. Korban pertama ada lah seorang remaja berusia 18 tahun.


Kasus itu dilaporkan ke Polres Depok pada 3 Januari 2024 dan sedang dalam proses penyelidikan. Korbannya disebut sedang dalam kondisi hamil 9 bulan. Pemerkosaan itu diduga terjadi pada Maret 2023 saat korban berusia 17 tahun.


Argiyan ternyata juga dilaporkan atas dugaan pemerkosaan terhadap mahasiswi berusia 22 tahun. Laporan itu tertanggal 4 Januari 2024.


Argiyan dan korban pemerkosaan kedua diduga berkenalan via media sosial. Pemerkosaan diduga terjadi di kontrakan pelaku.


"Setelah itu terlapor Argiyan ini mengajak korban ke kontrakannya di Sukmajaya, Depok dengan alasan mau mengambil baju. Namun korban lalu diperkosa dan korban sempat melawan," jelas Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Mahenu. (Dw/* )