Kebakaran SPBU di Cileungsi Bogor, Pertamina angkat bicara -->

Breaking news

Live
Loading...

Kebakaran SPBU di Cileungsi Bogor, Pertamina angkat bicara

Tuesday 12 March 2024

Pertamina menyayangkan terjadinya kebakaran satu unit mobil tangki B-9743-TEJ kapasitas 24 KL yang membawa produk bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.168.05, dok. Istimewa (12/3).


Jakarta - Pihak Pertamina angkat bicara terkait kebakaran SPBU di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kebakaran itu, menurut dia, berasal dari mobil tangki yang membawa BBM Pertalite.


"Pertamina menyayangkan terjadinya kebakaran satu unit mobil tangki B-9743-TEJ kapasitas 24 KL yang membawa produk bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.168.05," kata Eko Kristiawan selaku Area Manager Communication, Relation & CSR Regional Jawa Bagian Barat Pertamina Patra Niaga, dalam keterangannya, Senin (11/3/2024).


Saat sedang membongkar bahan bakar tersebut, api tiba-tiba muncul dari area pembongkaran. Awak mobil tangki sempat berupaya dengan bergegas memadamkan api menggunakan dua APAR.


"Namun gagal, dikarenakan api langsung membesar dan menjalar ke mobil tangki," ucapnya.


Pihak SPBU kemudian menghubungi damkar setempat untuk melakukan pemadaman. Api kemudian dapat dipadamkan oleh petugas damkar.


"Tidak ada korban jiwa maupun korban luka pada kejadian ini. Saat ini SPBU 34.168.05 tersebut berhenti beroperasi untuk sementara untuk dilakukan investigasi lebih lanjut," sebutnya.


Masyarakat bisa melakukan pengisian bahan bakar di SPBU lain sekitar lokasi, yaitu di 34.168.20 dan SPBU 34.168.15. Eko memastikan stok bahan bakar di Kabupaten Bogor aman.


"PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat memastikan stok BBM di wilayah Kabupaten Bogor aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," imbuhnya.


Sebelumnya diberitakan, kebakaran melanda stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di kawasan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Api berasal dari cairan dan gas yang mudah terbakar, dan kemudian api muncul hingga membesar.


"Alhamdulillah kita berhasil penanggulangannya menggunakan air dan pasir," kata Danru Sektor Gunung Putri Damkar Kabupaten Bogor, Kahfi, kepada wartawan.


Peristiwa kebakaran itu terjadi pada pagi hari tadi. Pihak Damkar menerima laporan kebakaran tersebut pada sekitar pukul 04.40 WIB.


"Kita mendapatkan laporan adanya POM bensin di daerah Cileungsi. Langsung saat itu saya kerahkan dua unit merapat untuk melakukan penanganan," ucapnya.


Hingga pemadaman berakhir, sebanyak tiga unit mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api. Dia mengatakan tidak ada kendala yang berarti selama proses pemadaman.

"Proses untuk penanggulangan kebakaran sekitar dua jam," jelasnya.

 (dw/*)