
Dok. ist (14/4/2026) Info BMKG fenomena El Nino juga diprediksi bakal mampir di Indonesia pada semester kedua tahun ini.
Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar zona musim akan mengalami musim kemarau yang lebih kering dan lebih panjang dari biasanya di tahun ini. Puncaknya diperkirakan terjadi pada Agustus 2026, dilansir dari Detikcom.
Mengutip dari unggahan akun Instagram @infobmkg, fenomena El Nino juga diprediksi bakal mampir di Indonesia pada semester kedua tahun ini. Apa itu El Nino?
El Nino adalah fenomena pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur yang berdampak pada perubahan pada iklim global. Di Indonesia, El Nino umumnya menyebabkan berkurangnya curah hujan sehingga musim kemarau menjadi lebih panjang dan kering.
Hingga pembaruan awal April, El Nino yang diprediksi akan terjadi pada semester kedua 2026, kemungkinan besar terjadi dengan intensitas lemah hingga moderate. Terdapat peluang kecil (<20%) bahwa El Nino dapat mencapai level intensitas kuat.
Berikut hal-hal yang bisa dilakukan untuk menghadapi musim kemarau yang diperkirakan lebih panjang.
Hemat Penggunaan Air
Gunakan air secara bijak dan efisien untuk keperluan sehari-hari.
Panen Air Hujan
Selagi masih ada hujan turun, tampung air dalam tandon atau embung untuk cadangan di puncak kemarau.
Stop Pembakaran Lahan
Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Sekecil apapun apinya, bisa menjadi bencana besar di musim kering.
Jaga Kesehatan
Gunakan masker jika polusi debu meningkat dan pastikan asupan air putih tercukupi di cuaca panas ekstrem.
Pemerintah melalui Kementerian Kehutanan bekerja sama dengan BMKG melakukan berbagai langkah pencegahan. Salah satunya adalah pembasahan kembali (rewetting) lahan gambut menggunakan teknologi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Upaya ini dilakukan dengan menyemai awan menggunakan bahan tertentu agar menghasilkan hujan. OMC ini bertujuan untuk menjaga kelembapan lahan gambut sehingga potensi kebakaran bisa dikurangi.
Prediksi Puncak Musim Kemarau 2026
BMKG memprediksi musim kemarau tahun ini datang lebih cepat di sebagian besar wilayah Indonesia. Puncak kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus.
Dengan durasi yang lebih panjang dan curah hujan yang lebih sedikit dibanding normalnya, masyarakat diimbau untuk mulai melakukan langkah antisipasi sejak dini, terutama di daerah rawan kekeringan. (**)