Donald Trump Sampaikan Peringatan, Kekhawatiran Washington Terkait China Berikan Bantuan Ke Iran -->

Menu Atas

✕

 NEWS PENDIDIKAN  

Recent Posts Label

Breaking news

Line News
Loading...

Donald Trump Sampaikan Peringatan, Kekhawatiran Washington Terkait China Berikan Bantuan Ke Iran

Akang Edane
Saturday, 26 September 2026

Dok. ist (26/9/2026) Washington tetap khawatir mengenai apa yang dia gambarkan sebagai kemungkinan dukungan tidak langsung China untuk Iran. 


Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan Presiden China Xi Jinping agar tidak memberikan bantuan apa pun kepada Iran, saat keduanya melakukan pertemuan di Gedung Putih pekan ini. Trump menegaskan bahwa bantuan untuk Teheran dari Beijing "sama sekali tidak dapat diterima", dilansir dari Detikcom (26/9/2026).


Pembicaraan kedua pemimpin itu, seperti dilansir AFP dan Anadolu Agency, Sabtu (26/9/2026), diungkapkan oleh Duta Besar AS untuk China, David Perdue. Pertemuan antara Trump dan Xi digelar secara tertutup di Ruang Oval Gedung Putih pada Kamis (24/9) waktu setepat.


Trump, saat berbicara kepada wartawan, mengatakan bahwa dirinya membahas masalah perang Iran dengan Xi. Namun Trump tidak menjelaskan lebih spesifik soal pembicaraannya dengan Presiden China itu.


"Iya, kami membahasnya," kata Trump, saat ditanya wartawan apakah mereka membahas soal Iran.


Dalam pernyataan terpisah kepada media terkemuka AS, CNBC, pada Jumat (25/9) waktu setempat, Perdue mengungkapkan bahwa isu dukungan China terhadap Iran telah berulang kali dibahas dalam pembicaraan antara Washington dan Beijing. Isu tersebut kembali diangkat saat pertemuan Trump dan Xi pada Kamis (24/9).


"Kami telah menegaskan kepada mereka, beberapa minggu yang lalu, bahwa bantuan apa pun yang mereka berikan kepada Iran, baik secara langsung maupun tidak langsung, apakah berupa intelijen, atau suku cadang, atau peralatan militer, sama sekali tidak dapat diterima," ujar Perdue.


"Presiden Trump kembali menegaskan hal itu dengan sangat jelas kemarin," ucapnya.


Menurut Perdue, Washington tetap khawatir mengenai apa yang dia gambarkan sebagai kemungkinan dukungan tidak langsung China untuk Iran. Namun dia juga mengakui bahwa AS tidak memiliki bukti langsung soal Beijing membantu Teheran mempertahankan penutupan Selat Hormuz yang menjadi titik konflik baru.


"Menurut kami, ada dukungan tidak langsung, namun tidak ada bukti langsungnya," kata Dubes AS itu, sembari menambahkan bahwa Washington telah menyampaikan kekhawatirannya secara jelas kepada Beijing.


Lebih lanjut, Perdue mengatakan bahwa Trump dan Xi sepakat agar Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir dan Selat Hormuz harus tetap terbuka. Dia menyebut kesepahaman itu sebagai kemajuan yang signifikan.


Perdue juga mengatakan bahwa AS telah melihat tanda-tanda China memperhatikan peringatan-peringatan Washington soal Iran.


"Kami telah melihat bukti bahwa mereka mendengarkan kami; mereka telah menghentikan beberapa hal," ucapnya, tanpa menjelaskan lebih lanjut.


Pada Kamis (24/9), Trump dan Xi melakukan pembicaraan juga menghadiri jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih. Trump menyatakan bahwa hubungan kedua negara "belum pernah sebaik ini", sembari mengakui bahwa kedua "mewakili sistem yang berbeda".


Sementara Xi mengatakan bahwa dirinya dan Trump melakukan "pertukaran pandangan yang tulus dan mendalam", serta mencapai kesepahaman mengenai sejumlah isu. Dia menambahkan bahwa diskusi keduanya memberikan "arahan strategis baru" bagi hubungan China-AS. (**)