Rusia Ngamuk dan Balas Serangan Ukraina Gila-Gilaan -->

Menu Atas

 NEWS PENDIDIKAN  

Recent Posts Label

Breaking news

Line News
Loading...

Rusia Ngamuk dan Balas Serangan Ukraina Gila-Gilaan

Akang Edane
Tuesday, 22 September 2026

Dok. ist (22/9/2026) Rusia akan melanjutkan dan mengintensifkan serangan berakurasi tinggi terhadap target militer di Kyiv.


Jakarta - Rusia mengamuk dan membalas serangan Ukraina gila-gilaan usai Moskow diserang pesawat tanpa awak. Kremlin telah bersumpah untuk "mengintensifkan" serangan terhadap Kyiv setelah menuduh Ukraina, dilansir dari Tribunnews (22/9/2026).


Kremlin menuduh serangan itu upaya mengganggu pemilihan umum negara Rusia dengan serangan pesawat tak berawak terbesar dalam perang sejauh ini.


"Sebagai tanggapan atas serangan rezim Kyiv terhadap target sipil di Rusia, tentara Rusia akan melanjutkan dan mengintensifkan serangan berakurasi tinggi terhadap target militer di Kyiv," kata kementerian pertahanan Rusia.


Akibat serangan Rusia, empat orang termasuk tiga anak di Kyiv kata otoritas regional Kyiv pada hari Minggu. Serangan pesawat tak berawak terus berlanjut di Kyiv dan wilayah sekitarnya sepanjang hari. 


Pecahan pesawat tak berawak berjatuhan di berbagai distrik di ibu kota. 


Di luar ibu kota, seorang ibu dan dua anaknya yang berusia 3 tahun tewas di wilayah Kyiv ketika serangan pesawat tak berawak Rusia menghantam sebuah rumah pribadi, kata layanan darurat. 


Gubernur wilayah Kyiv, Tymur Tkachenko, mengatakan seorang gadis meninggal di rumah sakit setelah serangan pesawat tak berawak terpisah di distrik lain. 


Tkachenko mengatakan wilayah tersebut mengalami serangan musuh selama lebih dari sehari di beberapa daerah.


Ibu Kota Rusia, Moskow membara usai dibombardir Ukraina pada Sabtu (19/9/2026). 


Penampakan Moskow membara itu bahkan dibagikan langsung oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zalenskyy. 


Zelenskyy mengatakan Ukraina bertanggung jawab atas serangan di Moskow pada malam minggu ini. 


Mereka mengklaim berhasil menghancurkan salah satu fasilitas utama industri minyak Rusia dan fasilitas logistik agresor telah diserang. 


Menurut Zelennskyy serangan itu merugikan miliaran dolar terhadap Rusia. 


"Respons jarak jauh kami memiliki dampak yang sangat signifikan di wilayah Moskow malam tadi. Salah satu fasilitas utama industri minyak Rusia dan fasilitas logistik agresor telah diserang. Ini adalah miliaran dolar yang mendukung mesin perang," kata dia. 


Adapun Ukraina mengerahkan sejumlah alutsista untuk menyerang Rusia malam minggu kemarin mulai dari FP-1, RZ-100, MICH-2000, Palianytsia, Vendetta, Liutyi, Bars, Flamingo, Sichen, dan Pelican. 


"Saya berterima kasih kepada para pejuang kami atas ketepatan mereka: Pelayanan Keamanan Ukraina bersama dengan Pasukan Sistem Tak Berawak, Pasukan Operasi Khusus, Intelijen Pertahanan Ukraina, dan Pelayanan Intelijen Luar Negeri," kata orang nomor satu di Ukraina itu. 


Kata Zelenskyy, sanksi juga diberlakukan terhadap sebuah fasilitas di wilayah Voronezh. Zelenskyy pun memberikan ultimatum kepada Rusia atas serangan ini. 


Zelenskyy mendesak Moskow harus mengakhiri perang brutalnya dan memilih perdamaian daripada membangun lapisan-lapisan pertahanan udara dengan mengorbankan wilayah-wilayah lain.  


"Langkah-langkah menuju de-eskalasi sudah di meja – dalam keamanan energi dan pangan. Yang dibutuhkan adalah kemauan politik. Saya berterima kasih kepada semua orang yang memperkuat kemampuan jarak jauh Ukraina. Saya berterima kasih kepada semua orang yang melengkapi respons jarak jauh kami dengan respons melalui sanksi. Glory to Ukraine!" tulis Zelenskyy. (***)