Selamatkan Ekosistem Kawasan TNBTS, Kepala Dinas PU SDA Jatim I Nyoman Gunadi Pimpin Langsung Rencana Normalisasi Ranupani -->

Menu Atas

✕

 NEWS PENDIDIKAN  

Recent Posts Label

Breaking news

News Line
Loading...

Selamatkan Ekosistem Kawasan TNBTS, Kepala Dinas PU SDA Jatim I Nyoman Gunadi Pimpin Langsung Rencana Normalisasi Ranupani

Nurhadi
Thursday, 22 October 2026

Dok. Nr (22/10/2026) Kunjungan kerja ke danau vulkanik ikonik di kaki Gunung Semeru ini ditujukan untuk merumuskan langkah taktis pengerukan dasar danau.

Lumajang– Langkah konkret penyelamatan ekosistem dan luasan Danau Ranu Pani di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang memasuki babak krusial. Rencana besar revitalisasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur, I Nyoman Gunadi, S.T., M.T., yang turun langsung meninjau titik kritis pendangkalan dan sedimentasi pada Selasa (20/10/2026).

Kunjungan kerja ke danau vulkanik ikonik di kaki Gunung Semeru ini ditujukan untuk merumuskan langkah taktis pengerukan dasar danau. Berdasarkan pantauan di lapangan, tumpukan sedimentasi tanah akibat erosi lahan pertanian atas telah memicu penyusutan volume air yang signifikan, sehingga membutuhkan intervensi teknis yang komprehensif dan cepat dari pemerintah provinsi.

Dalam peninjauan ini, Kepala Dinas PU SDA Jatim didampingi oleh Kepala UPT PSDA Wilayah Sungai Bondoyudo Baru Lumajang, Bapak Prabowo, S.T., M.T. beserta jajaran staf ahli pengairan. Sinergi di lapangan juga diperkuat dengan kehadiran para tokoh masyarakat dan sesepuh adat Suku Tengger setempat guna memastikan penataan danau selaras dengan aspek kultural serta kearifan lokal.

Jalannya agenda penting ini turut dikawal ketat dan dihadiri oleh sejumlah awak media massa, di antaranya Kepala Wilayah (Kaperwil) Jawa Timur dari Media Investigasi serta Kepala Biro (Kabiro) Media Cetak dan Online Globalinvestigasi News. Kehadiran insan pers ini mempertegas pentingnya transparansi publik dan fungsi kontrol sosial dalam proyek penataan lingkungan berskala besar tersebut.

Kepala Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur, I Nyoman Gunadi, menegaskan bahwa normalisasi Ranu Pani merupakan program prioritas mendesak. Revitalisasi ini tidak hanya vital demi keberlanjutan sektor pariwisata di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), tetapi juga krusial bagi stabilitas cadangan air tanah warga dan pemenuhan air darurat mitigasi bencana, seperti operasi pemadaman kebakaran hutan (water bombing).

Pasca-kunjungan lapangan ini, Dinas PU SDA Jatim mematangkan tiga sasaran utama penanganan teknis:

1. Percepatan Pengerukan Sedimen: Mengangkat tumpukan lumpur tebal secara bertahap menggunakan armada alat berat guna memulihkan daya tampung maksimal air danau.
2. Optimalisasi Kantong Lumpur (Sediment Trap): Merevitalisasi bak-bak penampung di jalur aliran lereng atas untuk menyaring material tanah agar tidak langsung mengendap ke dasar danau saat hujan.
3. Edukasi Konservasi Hulu: Membangun kolaborasi bersama petani lokal dan BBTNBTS dalam menerapkan pola tanam ramah lingkungan serta penguatan vegetasi penahan erosi di tepian danau.

Melalui komitmen kuat pimpinan tertinggi dinas pengairan provinsi, dukungan pemangku adat, serta pengawasan berkala dari media massa nasional, proyek normalisasi ini diharapkan berjalan transparan dan akuntabel. Langkah ini ditargetkan mampu mengembalikan kelestarian lanskap alam Ranu Pani secara jangka panjang sekaligus menggerakkan kembali roda ekonomi hijau bagi masyarakat Suku Tengger. (Nr/Tim)