Badrul Amali: ABPEDNAS dan LSM GMAS Harus Beriringan Kawal Desa -->

Menu Atas

✕

 NEWS PENDIDIKAN  

Recent Posts Label

Breaking news

News Line
Loading...

Badrul Amali: ABPEDNAS dan LSM GMAS Harus Beriringan Kawal Desa

Nurhadi
Monday, 2 November 2026

Dok. Nr (2/11/2026) Kehadiran LSM GMAS bukan sekadar hadir secara simbolis, melainkan untuk memperkuat fungsi sosial control masyarakat.

Surabaya - Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Jawa Timur digelar di Surabaya dan dihadiri secara langsung oleh Ketua Umum DPP LSM GMAS yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal DPP ABPEDNAS, Badrul amali SH MH, bersama jajaran DPD LSM GMAS Jawa Timur, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kajati Jatim), Kepala Kejaksaan Negeri Kota Surabaya (Kajari Surabaya), Wakil Gubernur Jawa Timur serta sejumlah tokoh daerah dan pengurus ABPEDNAS se‑Jawa Timur, 31 Oktober 2026.


 
Dalam agenda Musda ini, diskusi utama berfokus pada penguatan program Jaga Desa, pengawasan transparansi dana desa, Jaga Dapur MBG, Jaga PIP, serta sinergi antara BPD, masyarakat, LSM dan Kejaksaan untuk mencegah penyalahgunaan anggaran di tingkat desa.
 
Ketua Umum DPP LSM GMAS sekaligus Wasekjen DPP ABPEDNAS Badrul amali SH MH menyampaikan bahwa kehadiran LSM GMAS bukan sekadar hadir secara simbolis, melainkan untuk memperkuat fungsi sosial control masyarakat. “Kami ingin ABPEDNAS dan LSM GMAS berjalan beriringan: BPD sebagai lembaga musyawarah desa, LSM GMAS sebagai pengawal aspirasi masyarakat, Kejaksaan sebagai penegak hukum agar dana desa benar‑benar turun ke masyarakat,” ujarnya.
 
DPD LSM GMAS Jawa Timur turut menyatakan dukungan penuh terhadap hasil Musda ini. Mereka berharap Musda ABPEDNAS Jatim dapat melahirkan kepengurusan baru yang solid, mampu mendampingi ribuan BPD se‑Jawa Timur, mendidik perangkat desa, serta membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan dugaan penyimpangan dana desa secara aman dan terarah. 
 
Wagub Jawa Timur dan Kajati Jatim dalam arahannya juga menegaskan komitmen untuk mendukung peran ABPEDNAS dalam pengawasan preventif di desa, bukan untuk menyudutkan melainkan membangun tata kelola desa yang lebih akuntabel dan sejahtera.
 
“Musda ini menjadi titik awal baru bagi Jawa Timur. Jika desa kuat, maka provinsi pun kuat. LSM GMAS akan terus bersuara, terus mendampingi masyarakat dari Jawa Timur hingga ke Langkat dan seluruh Indonesia,” tegas perwakilan LSM GMAS.(Nr)