Disebut jual agama, pengacara Rizieq Shihab sebut pedagang jiwa raga -->

Breaking news

Live

Baca Kami di Helo

Disebut jual agama, pengacara Rizieq Shihab sebut pedagang jiwa raga

Monday, 27 December 2021

Habib Rizieq dan Habib Bahar merupakan pedagang jiwa dan raga bukan berdagang agama seperti yang diungkapkan Habib Zein, dok. istimewa (27/12).


Jakarta - Pengacara Rizieq Shihab, Aziz Yanuar menilai ungkapan Habib Zein Assegaf terkait harta kekayaan kliennya dan Bahar bin Smith yang menjual agama keliru.


Menurutnya, Habib Rizieq dan Habib Bahar merupakan pedagang jiwa dan raga bukan berdagang agama seperti yang diungkapkan Habib Zein.


"Keliru dia (Habib Zein) Habib Rizieq dan Habib Bahar pedagang jiwa dan raga. Berdagang jiwa raga dengan Allah SWT," ujar Aziz saat dikonfirmasi WartaEkonomi, Minggu (26/12/2021).


Aziz mengatakan hal yang seharusnya menjadi perhatian adalah ulama ataupun tokoh agama yang menjilat kepada pengusaha.


"Kalau ada ulama dan tokoh agama yang menjilat penguasa,itu namanya diduga pelacur agama," ujarnya.


Seperti diketahui, sebelumnya Habib Zein mengatakan harta kekayaan Rizieq Shihab dan Bahar bin Smith didapatkan dari hasil menjual agama untuk kepentingan politik kalangan tertentu, mereka kata dia bekerja untuk saling menguntungkan.


“Kalau saya melihat, Rizieq dan Bahar ini pedagang agama. Ada saling menguntungkanlah. Ada bonusnya, berarti ada bohirnya-lah, ada majikannya sehingga bisa menerima keuntungan.” ujar Habib Zein ketika berbincang dengan Rudi S Kamri dikutip Jumat (24/12/2021).


Habib Zein mengatakan,kerja - kera Rizieq Shihab dan Bahar bin Smith terkonfirmasi dari  pernyataan mereka sendiri yang disebutnya terang -terangan mengatakan mendukung  kelompok tertentu, bahkan keduanya kata dia tak segan mengait-ngaitkan dukungan mereka itu dengan ajaran agama.


“Kenapa saya bilang, apa yang diteriakan semuanya? Seperti dulu Rizieq lihat, dari ijtima ulama satu dan seterusnya, ini yang didukung siapa, terus dikaitkan dengan Tuhan. Apalagi pakai takbir-takbir, enggak ada itu Islam seperti itu,” sambung Habib Zein.


“Mereka nantang-nantang dan berani karena apa? Dia merasa punya backup. Sampai nantang Jenderal Dudung, ngatain Pak Jokowi, itu berarti dia merasa ada yang backup dan dilindungi.” katanya melanjutkan.


Dengan demikian Habib Zein berkeyakinan bahwa kedua habib kontroversial tersebut memang memiliki bekingan yang punya kepentingan terselubung. “Dan saya lihat ini siapa, saya punya keyakinan penuh di balik Rizieq dan Bahar ini ada orang yang order. Ada backing, ada duitnya.” 


Lebih lanjut, menurutnya, provokasi Bahar dan Rizieq semakin menjadi-jadi lantaran tidak ada yang berani melawan sehingga mereka merasa punya keberanian untuk semakin berulah. 


“Nah, kesalahannya, kenapa orang-orang yang pemikirannya benar ini enggak berani melawan? Akhirnya mereka merasa bahwa keberanian milik mereka,” pungkas Habib Zein. (dw/*)