Yehh, Bayar Tol rencananya bisa pakai aplikasi transaksi -->

Breaking news

Live

Baca Kami di Helo

Yehh, Bayar Tol rencananya bisa pakai aplikasi transaksi

Wednesday, 29 December 2021

Pengguna tol dapat melakukan transaksi tol nirsentuh melalui tiga cara. Pertama, melalui electronic on-board unit. Dalam hal ini, pengguna tidak perlu menggunakan perangkat yang harus dibeli, tapi cukup menggunakan ponsel pintar dengan mengunduh suatu aplikasi, dok. ilustrasi (29/12).


Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) rencananya meluncurkan aplikasi transaksi tol nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF) pada Juli 2022 mendatang.


"Saat ini kita masih berproses, kami targetkan nanti aplikasi itu akan siap diluncurkan kepada masyarakat pada Juli 2022. Tentunya hal ini membutuhkan sosialisasi yang cukup masif," terang Kepala Subbidang Operasi dan Pemeliharaan I BPJT Galuh Permana Waluyo dalam seminar daring di Jakarta, Selasa (28/12/2021).


Galuh menyebutkan, pihaknya memulai pilot project MLFF pada kuartal III tahun 2022, sehingga pada Desember 2022 sudah bisa melaksanakan untuk implementasi MLFF secara bertahap.


"Mungkin tidak semua gerbang tol dulu yang akan kita implementasikan," katanya


Pertimbangannya, pengguna tol dapat melakukan transaksi tol nirsentuh melalui tiga cara. Pertama, melalui electronic on-board unit. Dalam hal ini, pengguna tidak perlu menggunakan perangkat yang harus dibeli, tapi cukup menggunakan ponsel pintar dengan mengunduh suatu aplikasi.


"Di aplikasi itu nanti akan terintegrasi dengan sistem atau metode pembayaran serta data kendaraan semua akan dimasukkan ke dalam aplikasi tersebut," kata Galuh.


Kedua, ada alternatif yakni, perangkat On-Board Unit (OBU) khusus. Namun, BPJT tidak akan merekomendasikan karena harganya yang cukup mahal. Hanya nanti, Galuh menuturkan, ada beberapa skema yang dapat digunakan untuk bisnis-bisnis tertentu.


"Kita tetap merekomendasikan penggunaan OBU elektronik yakni smartphone," ujarnya.


Kemudian, MLFF juga bisa menggunakan electronic route ticket atau tiket sekali jalan yang dapat dijadikan sebuah alternatif, karena banyaknya perbedaan karakteristik masyarakat Indonesia.


"Mungkin salah satu contohnya ketika seseorang tidak sering menggunakan jalan tol, mereka tidak perlu membeli perangkat OBU atau mengunduh aplikasi di smartphone sehingga mereka bisa melakukan pembelian tiket secara langsung," ujar Galuh. (er/*)